JABAR EKSPRES – Kabupaten Bandung mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung memetakan 19 dari 31 kecamatan sebagai wilayah rawan kekeringan serta menyiapkan distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, mengatakan potensi kekeringan sebenarnya dapat terjadi di seluruh kecamatan. Namun, berdasarkan pemetaan sementara, terdapat 19 kecamatan yang masuk kategori rawan.
“Untuk antisipasi kekeringan sementara, yang sudah masuk ke kami baru 19 kecamatan yang tergolong rawan. Tapi, potensinya sebenarnya ada di seluruh kecamatan,” kata Diki saat dikonfirmasi, Selasa (7/72026).
Baca Juga:DPRD Didorong Jadi Penggerak Pengembangan Ekonomi Kreatif di DaerahPermintaan China Dongkrak Ekspor Rempah Indonesia, Kapulaga Jadi Komoditas Unggulan
Ia menjelaskan, berdasarkan perhitungan BMKG, musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga Agustus, dengan puncak kekeringan terjadi pada bulan tersebut. Kondisi ini masih berpotensi berlanjut hingga September.
Menghadapi kondisi tersebut, BPBD telah menggelar rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung.
Salah satu langkah yang disiapkan yakni mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah yang membutuhkan.
“Sesuai arahan pimpinan, salah satu langkah antisipasi adalah menyiapkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki ke tiap kecamatan,” ujarnya.
Selain memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk mengantisipasi dampak kemarau terhadap sektor pertanian.
Hingga saat ini, BPBD telah menerima laporan sekitar 50 desa yang berpotensi terdampak kekeringan dan jumlah tersebut masih dimungkinkan bertambah.
Diki menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menerbitkan surat keputusan (SK) terkait kondisi kekeringan.
Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Sebut Program Pemagangan Nasional Solusi Tekan Pengangguran Lulusan BaruPemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Sebelum Masuk Industri Besar
Sementara itu, BPBD Kabupaten Bandung tengah memproses SK Siaga Kekeringan Kabupaten yang kini tinggal menunggu penandatanganan Bupati.
Di sisi lain, BPBD juga telah memetakan sejumlah titik rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
Wilayah tersebut meliputi Gunung Anjing di Kecamatan Arjasari, kawasan Gunung Wayang di Kecamatan Pangalengan, Kecamatan Kertasari, kawasan Kawah Putih di Kecamatan Rancabali, serta Desa Sukamulya, Desa Cilame, dan Desa Buninagara di Kecamatan Kutawaringin.
Menurut Diki, pemetaan tersebut dilakukan berdasarkan riwayat kejadian kebakaran hutan dan lahan pada tahun-tahun sebelumnya.
