Sebelumnya, aktivitas alat berat yang memapas lereng Gunung Pasarean sempat memicu keresahan warga Kampung Cilutung, Desa Singajaya, Kecamatan Cihampelas.
Warga khawatir perubahan kontur perbukitan yang berada tepat di atas permukiman dapat meningkatkan risiko longsor, mengingat di bawah lokasi proyek terdapat ratusan rumah, bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan tempat ibadah.
Warga setempat, Ade Komarudin, berharap pemerintah tidak hanya menghentikan sementara pekerjaan, tetapi juga memastikan seluruh aspek keselamatan dan perizinan dipenuhi sebelum proyek kembali berjalan.
Baca Juga:BPBD Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan di Tasikmalaya, Seluruh Kecamatan Kini DipantauKMRT Tuding Pemkab Tasikmalaya Abaikan Putusan KI Jabar, Ancam Gugat ke PTUN
“Yang kami utamakan adalah keselamatan warga. Kalau memang semua persyaratan belum lengkap, sebaiknya jangan ada aktivitas dulu sampai benar-benar dinyatakan aman,” ujar Ade. (Wit)
