Lewat Berbagai Program Unggulan, KDS Buka Jalan bagi UMKM Kabupaten Bandung Berkembang

Lewat Berbagai Program Unggulan, KDS Buka Jalan bagi UMKM Kabupaten Bandung Berkembang
Lewat Berbagai Program Unggulan, KDS Buka Jalan bagi UMKM Kabupaten Bandung Berkembang
0 Komentar

Ketika usaha berkembang, dampaknya terasa luas. Perputaran uang berjalan langsung di tingkat lokal, menguntungkan pemasok, tenaga kerja bertambah, menguntungkan jasa pengiriman seperti ojek online, hingga sektor pendukung lainnya.

Wanita yang memulai membuka usaha Kolaku Laku sejak 2017 ini menyatakan upaya penguatan UMKM berarti juga memperkuat fondasi perekonomian Kabupaten Bandung secara keseluruhan. Dan hal itulah yang selama ini telah ditunjukkan oleh Bupati Bandung KDS. Meskipun demikian, lanjut dia, sejumlah tantangan masih dihadapi para pelaku UMKM. Seperti persaingan usaha yang semakin ketat, kebutuhan transformasi digital, peningkatan kualitas produk, serta penyempurnaan legalitas dan sertifikasi.

Untuk itu, para pelaku usaha berharap pembinaan dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan, tidak hanya bersifat sesaat saat kegiatan berlangsung.

Baca Juga:Sedimentasi Capai Jutaan Meter Kubik, KDS Dorong Revitalisasi Sungai CitarumHonda Premium Matic Day Hadir di Summarecon Mall Bandung, Tampilkan Skutik Premium dan Beragam Aktivitas Seru

Maskot juga menginginkan sinergi dan kolaborasi yang semakin erat antar OPD dengan OPD lain dan pemerintah dengan organisasi pendamping usaha, guna memperluas akses pasar serta mendukung pengembangan sumber daya manusia. Dengan dukungan yang terus terjaga, para pelaku UMKM bertekad untuk terus berinovasi, menjaga kualitas, dan mengembangkan usahanya.

Mereka ingin membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang baik, UMKM Kabupaten Bandung dapat semakin berdaya saing dan memberikan kontribusi maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah ke depannya.

“Ke depan kami akan mencoba berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan usaha seperti dengan Kadin dan Hipmi. Kami juga siap berkontribusi untuk mengurangi pengangguran dan menumbuhkan perekonomian daerah,” ungkapnya. (**)

0 Komentar