JPO Paledang Sudah Dibongkar, Warga Menanti Pelican Crossing

JPO Paledang Sudah Dibongkar, Warga Menanti Pelican Crossing
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang untuk menyeberang di kawasan Stasiun Bogor kini sudah dibongkar. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

Ia mengatakan, masih banyak pengendara yang enggan mengurangi kecepatan atau memberikan prioritas kepada pejalan kaki meski telah tersedia zebra cross.

Dwi berharap penyeberangan pengganti JPO segera dilengkapi pelican crossing sehingga pengendara lebih mudah mengetahui saat ada pejalan kaki yang hendak menyeberang.

“Kalau nanti sudah ada lampu penyeberangan tentu akan lebih nyaman. Yang lewat di sini juga banyak lansia, ibu membawa anak, sampai orang yang membawa koper. Jadi semoga benar-benar lebih aman kalau sudah ada pelican crossing. Setidaknya ada tanda yang jelas kalau ada orang mau menyeberang,” kata Dwi.

Baca Juga:Implementasi B50 Dinilai Berpotensi Menaikkan Biaya Perawatan Mesin, Meski Perkuat Ketahanan EnergiMenkeu Kaji Ulang Pajak Pencairan JHT, Fokus pada Aspek Keadilan Peserta

Sebagai informasi, JPO Paledang resmi ditutup sejak Rabu (20/7/2025), setelah dinyatakan tidak lagi layak digunakan berdasarkan hasil uji kelayakan konstruksi yang dilakukan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Hasil kajian menunjukkan kondisi fisik JPO tersebut sudah tidak memenuhi aspek keselamatan pengguna. Anak tangga jembatan memiliki kemiringan lebih dari 30 derajat sehingga dinilai tidak lagi aman digunakan masyarakat, terutama bagi ibu hamil, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas.

Kini, JPO Paledang sedang dalam tahap pembongkaran. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari kalender, terhitung sejak 12 Juni hingga 12 Juli 2026.

Adapun berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, pekerjaan pembongkaran JPO Paledang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor Tahun Anggaran 2026 dengan nilai sekitar Rp342 juta.

0 Komentar