JABAR EKSPRES – Petugas Sensus Ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung mulai intens mendatangi para pelaku usaha. Kini proses sensus ekonomi itu telah mencapai 20 persen.
Salah satu yang didatangi petugas adalah Kampung Cibuntu yang merupakan sentra usaha tahu dan tempe, Kamis (25/6).
Hari itu, kampung Cibuntu kedatangan banyak petugas Sensus, yang memang secara sengaja datang ke wilayah tersebut.
Baca Juga:1.486 Petugas Diterjunkan, Pemkab Ciamis Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026161 Ribu Usaha di Bandung Barat Masuk Target Sensus Ekonomi 2026
Kepala BPS Kota Bandung Nevi Hendri menjelaskan, strategi menerjunkan petugas secara serentak di satu titik itu memang sengaja dilakukan untuk mendongkrak progres sensus. “Khusus hari ini kami melakukan secara bersama-sama (sensus.red) di Sentra Tahu Cibuntu ini,” jelasnya.
Nevi melanjutkan, siasat itu dilakukan untuk mempermudah pelaksanaan pendataan di lapangan. “Karena memang pada dasarnya mereka ditugaskan di wilayahnya masing-masing, tetapi khusus hari ini kami ajak bersama-sama,” sambungnya.
Kawasan itu merupakan salah satu satu pusat atau sentra ekonomi masyarakat. Pelaku usaha berkumpul dalam satu wilayah, sehingga agar lebih cepat dan sensus dilakukan dengan serentak.
Langkah itu sebagai mana yang dilakukan di beberapa titik pasar di Kota Bandung, misalnya Pasar Baru yang telah dilakukan beberapa hari sebelumnya.
Nevi menjelaskan, pelaksanaan sensus terus berproses. “Sekaran pencapaian kami sudah sekitar 20 persen responden,” jelasnya.
Setidaknya BPS Kota Bandung akan menyisir para pelaku usaha di Kota Bandung dengan target 1,2 juta responden. (son)
