“Setiap hari mengecek perkembangan harga di pasar dan datanya masuk ke sistem kami. Dari Jakarta kami bisa memantau, tetapi kami juga ingin turun langsung ke daerah,”ujarnya.
Kehadiran pemerintah secara langsung di pasar tradisional juga menjadi bagian dari upaya pengawasan. Selain memperoleh data riil di lapangan, kunjungan tersebut diharapkan dapat mendorong kepatuhan pedagang terhadap ketentuan harga yang berlaku.
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Perdagangan juga menyoroti investigasi terhadap dugaan pelanggaran pada produk minyak goreng rakyat Minyakita yang diproduksi salah satu perusahaan di Karanganyar.
Baca Juga:Dinamika Sosial Keagamaan di Tasikmalaya Rentan Konflik, Penyuluh dan Penghulu Diminta Aktif Deteksi DiniMiris! Hampir 300 Dapur MBG di Tasikmalaya Beroperasi, Baru 9 Kantongi PBG
Pemerintah memastikan proses pemeriksaan masih berlangsung dan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.
Sementara itu, kenaikan harga daging sapi yang terjadi di sejumlah wilayah juga terus dipantau. Pemerintah tengah menelusuri faktor penyebabnya, baik dari sisi pasokan maupun distribusi, agar kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran.
Sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan pangan, pemerintah turut menyalurkan bantuan beras SPHP dan minyak goreng kepada masyarakat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
