Fokus pada Perkembangan Anak, Bukan Beban Juara
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, mengungkapkan bahwa proses seleksi melibatkan tim pemandu bakat dan pelatih dari berbagai daerah guna memastikan kualitas kompetisi tetap terjaga.
Kehadiran guest star pilihan tim talent scouting diharapkan mampu mendongkrak atmosfer kompetitif dan mengakselerasi kemampuan peserta.
Kendati demikian, Jacksen menekankan bahwa esensi dari MLSC All-Stars adalah kompetisi pembinaan. Oleh karena itu, anak-anak tidak boleh dibebani target yang terlalu berat.
Baca Juga:Gebrakan Baru Percasi Jabar: Dorong Catur Jadi Muatan Lokal hingga Siapkan Beasiswa PendidikanKetua Umum LSM Penjara: Pimpinan Dewan dan Wawalkot Tak Hargai Tokoh Sekber Cimahi Otonom di HUT Kota ke 25
“Tim pemandu bakat melihat persaingan tahun ini jauh lebih merata. All-Stars kali ini juga menjadi bagian penting dari trilogi sepak bola putri nasional yang membuka jalan ke turnamen internasional. Namun, yang paling penting bagi anak-anak adalah menikmati permainan dan menciptakan kenangan indah, karena ini langkah awal karier mereka. Tugas pelatih bukan memaksa mereka menang, melainkan membantu mereka berkembang hingga mencapai potensi terbaiknya,” tegas Jacksen.
Peta Persaingan dan Format Turnamen
Persaingan sengit dipastikan langsung tersaji sejak fase grup yang mempertemukan berbagai karakter permainan dari tiap daerah. Berdasarkan hasil group drawing yang dilakukan pada Minggu (21/6), berikut adalah pembagian grupnya:
Grup A: Surabaya, Jakarta, Malang, SamarindaGrup B: Solo, Yogyakarta, Semarang, BanjarmasinGrup C: Kudus, Bandung, Tangerang, Bekasi
Babak penyisihan akan berlangsung pada 23-25 Juni menggunakan sistem setengah kompetisi (menang 3 poin, seri 1 poin, kalah 0 poin). Juara dan runner-up grup, ditambah dua tim peringkat tiga terbaik, akan lolos ke babak perempat final.
Memasuki babak perempat final (26 Juni) hingga final (28 Juni), turnamen akan menggunakan sistem gugur (knock-out). Jika laga berakhir imbang di waktu normal, pemenang akan langsung ditentukan lewat adu penalti.
Apresiasi untuk 25 Ribu Lebih Peserta
Business Unit Head Dairy PT Global Dairy Alami, Didiet Fadriana Abdulkadir, menyatakan bahwa babak All-Stars ini menjadi penutup manis dari musim kompetisi yang telah melibatkan total 25.727 peserta di seluruh Indonesia.
“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh peserta dari 12 kota. Mencapai babak All-Stars bukanlah perjalanan mudah dan ini adalah bukti dedikasi mereka. Selamat bertanding, tunjukkan sportivitas, dan jadikan pengalaman ini momentum untuk menginspirasi lebih banyak anak perempuan di Indonesia agar berani mengejar mimpi lewat sepak bola. Saatnya #BeraniCetakGol,” tutur Didiet penuh semangat. (*)
