Job Fair Jangan Sekadar Seremonial, Harus Mampu Menjawab Kebutuhan Pasar Kerja

foto ilustrasi pelaksanaan Job Fair di Kota Bandung (Dimas/Jabarekspres)
foto ilustrasi pelaksanaan Job Fair di Kota Bandung (Dimas/Jabarekspres)
0 Komentar

“Job fair idealnya menjadi bagian dari ekosistem ketenagakerjaan. Sebelum kegiatan berlangsung, pemerintah harus memetakan kebutuhan industri. Setelah itu, pencari kerja diberikan pelatihan yang sesuai. Ketika job fair digelar, yang terjadi bukan lagi sekadar penyerahan CV, tetapi proses rekrutmen yang lebih terarah,” ucapnya.

Ia menilai, konsep bursa kerja ke depan perlu mengedepankan pendekatan berbasis data (data-driven policy) agar kebijakan penyerapan tenaga kerja dapat berjalan lebih efektif.

“Kalau ingin angka pengangguran turun secara signifikan, pemerintah harus memastikan adanya keterhubungan antara dunia pendidikan, pelatihan kerja, dan kebutuhan industri. Job fair hanyalah salah satu instrumen, bukan solusi tunggal,” tuturnya.

Baca Juga:Semarak Obor Tahun Baru Islam Tetap Menyala di Perkampungan TasikmalayaSemarak Obor Tahun Baru Islam Tetap Menyala di Perkampungan Tasikmalaya

Achmad berharap penyelenggaraan job fair di Kota Bandung ke depan tidak hanya berorientasi pada kuantitas peserta dan lowongan, tetapi juga pada kualitas penempatan kerja yang dihasilkan.

Dengan demikian, kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus membantu perusahaan memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka. (Dam)

0 Komentar