Fokus Ubah Mindset Pengusaha, Program UMKM Naik Kelas 2026 Resmi Dimulai di Kabupaten Bandung

Fokus Ubah Mindset Pengusaha, Program UMKM Naik Kelas 2026 Resmi Dimulai di Kabupaten Bandung
Kegiatan Kick Off UMKM Naik Kelas 2026 yang digelar di PLUT KUMKM Kabupaten Bandung, Sabtu (13/6/2026), dan diikuti puluhan pelaku UMKM binaan serta para pendamping UMKM. Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres
0 Komentar

“UMKM jangan ragu menyampaikan kendala yang dihadapi. Dari situ kami bisa mengetahui kebutuhan yang sebenarnya dan menghadirkan solusi yang sesuai,” katanya.

Selain membahas penguatan mental kewirausahaan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi program dana bergulir tanpa bunga sebagai solusi permodalan bagi UMKM.

Pada sesi sosialisasi, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung, Anne Rahmawati, memaparkan program dana bergulir yang disiapkan pemerintah sebagai solusi permodalan bagi UMKM.

Baca Juga:DJP Tegaskan Komitmen Dukung UMKM Naik Kelas Melalui PP Nomor 20 Tahun 2026UMKM Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat, Peluang Pasar Kian Terbuka

Ia menjelaskan bahwa program tersebut menawarkan pinjaman tanpa bunga sehingga dapat menjadi alternatif bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal tanpa harus terjerat pinjaman ilegal.

“Dana bergulir ini merupakan program untuk membantu pelaku usaha dalam hal pendanaan berupa pinjaman tanpa bunga. Harapannya, UMKM tidak terjebak pinjaman ilegal yang justru merugikan usaha mereka,” jelas Anne.

Sementara itu, Pendamping UMKM Kabupaten Bandung, Faizal Nursodik, memberikan pelatihan mengenai strategi meningkatkan omzet usaha. Ia menekankan pentingnya penguasaan strategi pemasaran, penjualan, pengelolaan internal usaha, kemampuan membaca faktor eksternal, hingga pemenuhan legalitas usaha.

Menurut Faizal, legalitas menjadi salah satu faktor penting yang sering diabaikan pelaku UMKM, padahal memiliki peran besar dalam membuka akses permodalan maupun pemasaran yang lebih luas.

“Omzet tidak akan naik kelas kalau usaha masih abu-abu. Urus NIB, PIRT, sertifikat halal, merek, dan izin edar. Legalitas menjadi kunci untuk membuka akses modal, marketplace, hingga ritel modern,” tegasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun branding produk, memanfaatkan platform digital seperti WhatsApp, TikTok dan marketplace, meningkatkan kemampuan penjualan, serta memperbaiki tata kelola keuangan usaha.

0 Komentar