“Pemanfaatan Local Currency Settlement sebenarnya telah kami rekomendasikan sejak tahun 2023. Jauh sebelum terjadi tekanan pelemahan nilai tukar rupiah seperti yang kita hadapi saat ini. Perluasan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan internasional menjadi instrumen penting untuk mengurangi risiko nilai tukar sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi bagi pelaku industri nasional,” ujar Menperin.
Menperin optimistis target kinerja program dan anggaran Kementerian Perindustrian pada 2026 dapat tercapai melalui pelaksanaan berbagai program prioritas.
Kemenperin meyakini penguatan ekspor manufaktur akan berjalan seiring dengan berbagai program prioritas yang tengah dijalankan, mulai dari hilirisasi industri, pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), peningkatan kualitas sumber daya manusia industri, transformasi menuju industri hijau, hingga pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas.
