Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan kegiatan benchmarking tersebut menunjukkan bahwa penerapan Teknologi Digital dan AI di Pertamina saat ini juga menjadi referensi bagi perusahaan energi lainnya.
“Bisnis Pertamina yang sangat besar, mulai dari hulu hingga hilir, mulai dari pencarian minyak, mengolahnya hingga bagimana mendistribusikannya ke seluruh pelosok Indonesia, tentu memerlukan dukungan penggunaan teknologi digital dan AI,” kata Baron.
Penerapan penggunaan teknologi digital dan AI, lanjut Baron juga tidak semata-mata untuk meningkatkan bisnis Pertamina, namun untuk memastikan amanah yang diemban Pertamina dapat terlaksana.
Baca Juga:Dibegal hingga Dibacok di Rumpin Bogor, Pria Ini Luka di Dada dan PunggungKURDA Nol Persen Sasar Semua Desa, Warga yang Ingin Jualan Cilok pun Bisa Dapat Modal
“Pertamina harus memastikan ketersediaan (Availability), keterjangkauan (Affordability), aksesibilitas (Accessibility), dan keterterimaan (Acceptability) BBM di seluruh Indonesia,” tutup Baron.
