Masyarakat Kota Banjar, khususnya yang tinggal di perbatasan Purwaharja dan kawasan pinggiran lainnya, menyambut baik rencana ini. Selama ini, banyak jalan lingkungan yang masih berupa tanah, becek saat hujan, dan tidak memiliki penerangan. Kondisi itu membuat warga rawan kecelakaan dan tindak kejahatan pada malam hari.
Gubernur Dedi Mulyadi, dalam kunjungannya ke Banjar beberapa hari lalu, sempat menyampaikan secara lisan bahwa perbatasan Jawa Barat harus menjadi etalase yang indah bagi siapa pun yang datang dari Jawa Tengah. Karena itu, gerbang perbatasan tidak hanya akan tata ulang, tetapi juga akan dilengkapi dengan ornamen khas Sunda dan taman kecil serta penerangan dekoratif. (CEP)
