Oleh karena itu, lanjutnya, kesejahteraan, perlindungan, serta keadilan pembangunan menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.
Farhan menggarisbawahi bahwa pembangunan di Kota Kembang tidak boleh hanya berpusat di tengah kota, melainkan harus menyentuh seluruh pelosok wilayah.
• Keadilan Infrastruktur: “Tidak boleh ada rasa ketidakadilan. Kalau jalan di pusat kota sudah bagus, wilayah lain juga harus diperhatikan,” tegas Farhan disambut tepuk tangan riuh hadirin.
Baca Juga:Campus League dan UPI Tandatangani MoU: Cetak Atlet Tangguh dan Ekosistem Olahraga Mahasiswa Masa DepanDRAMATIS!'The Ice Bears'Maranatha Kawinkan Gelar Juara Campus League 2026 Basketball Regional Bandung Season 1
• Turun ke Lapangan: Farhan mengungkapkan dirinya rutin turun langsung ke puluhan kelurahan untuk menyerap aspirasi riil dan memastikan program pemerintah berjalan objektif.
Di akhir arahannya, Farhan mengajak seluruh elemen untuk menjaga kekompakan dan budaya gotong royong demi kemajuan Kota Bandung.
“Saya tidak bisa sendiri. Kota Bandung harus dibangun bersama-sama, mulai dari wali kota, camat, lurah, sampai RT dan RW,” pungkasnya seraya memberikan apresiasi terdalam atas dedikasi tanpa pamrih para pengurus kewilayahan selama ini. (*)
