Selanjutnya, sapi-sapi tersebut kemudian dimasukkan ke peternakan milik Solikhin yang berada di kawasan Salabenda, Bogor. Di lokasi tersebut, sapi dirawat dan digemukkan sebelum kembali diperjualbelikan pada momentum Iduladha berikutnya.
“Di situ kita pelihara dulu, kita rawat sampai siap jual. Setelah Iduladha ini biasanya kita jeda 1–2 bulan, habis itu kita isi lagi kandang di peternakan Salabenda sama sapi-sapi baru dari berbagai daerah,” kata Solikhin.
Dalam operasional harian, perawatan dilakukan dengan sistem pengawasan ketat oleh sekitar 30 anak buah kandang yang memantau kondisi sapi secara rutin, termasuk kesehatan, pakan, dan perkembangan bobot.
Baca Juga:Antisipasi Penyakit Menular pada Hewan Kurban, Pemkot Cimahi Terjunkan 30 Petugas Cek KesehatanDidatangkan dari Bima NTB, Sapi Kurban di Cibinong Bogor Dibanderol Rp15 Juta hingga Rp45 Juta
Pemberian pakan juga diatur terjadwal, mulai dari hijauan seperti rumput dan jerami di pagi dan sore hari, hingga konsentrat seperti ampas singkong dan polar pada siang hari.
Solikhin pun menutur, selama berada di lapak penjualan, sapi-sapi juga tetap mendapatkan perawatan dan pemantauan kesehatan secara berkala agar tetap dalam kondisi prima hingga dibeli konsumen.
“Perawatan kita ketat dari kandang sampai di lapak. Jadi kondisi sapi tetap sehat, pakan teratur, dan kita pantau terus,” kata Solikhin.
Ia menambahkan, seluruh proses tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual benar-benar dalam kondisi sehat dan layak, sehingga pembeli tidak perlu khawatir terhadap kualitas sapi yang diterima.
“Intinya sebelum dijual itu kita pastikan semua sehat dan terjamin. Apalagi untuk hewan kurban ini ada dokter dari dinas setempat yang rutin periksa, jadi dipastikan aman,” katanya.
Adapun lokasi lapak yang digunakan, Solikhin menyebut merupakan lahan sewa resmi, bukan berada di atas trotoar atau fasilitas umum, sehingga tidak melanggar aturan ketertiban ruang publik.
Ia mengatakan, setiap tahun dirinya juga berpindah lokasi menyesuaikan lahan yang disewa, namun tetap memastikan tidak menggunakan trotoar maupun fasilitas umum.
Baca Juga:Jelang Idul Adha, Pemprov Jabar Pastikan Stik Hewan Kurban AmanJeje Ritchie Ismail Sidak Lapak Hewan Kurban, Ribuan Sapi dan Domba di Bandung Barat Dipastikan Sehat
“Ini lahan sewa, bukan di trotoar atau fasilitas umum. Jadi kami pastikan semua sesuai aturan. Biasanya kami buka lapak sekitar satu bulanan menjelang Iduladha,” ucapnya.
Ratusan Sapi Terjual, Omzet Miliaran
