Eceng Gondok dan Sampah Ancam PLTA Saguling, 10 Truk Pengangkut Diterjunkan ke Lokasi

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail (kanan) dan Senior Manager IP Saguling, Doni Bakar (kiri) usai menanam
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail (kanan) dan Senior Manager IP Saguling, Doni Bakar (kiri) usai menanam pohon di sekitar bantaran Waduk Saguling, Kecamatan Cililin. Kamis (7/5). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Ia memastikan pihak DLH tetap melakukan penanganan darurat agar tumpukan sampah tidak semakin meluas dan mengganggu kualitas lingkungan di sekitar waduk.

Senior Manager IP Saguling, Doni Bakar mengatakan, persoalan sampah di Waduk Saguling bukan hanya berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA) apabila terus dibiarkan.

Menurutnya, sampah yang terus masuk ke kawasan waduk akan memicu pertumbuhan eceng gondok dan mempercepat sedimentasi yang berdampak terhadap kapasitas tampung air.

Baca Juga:Wagub Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan dan Pendampingan Hukum KorbanKemendikdasmen Kolaborasikan Sejumlah Program dengan DBL Indonesia, Salah Satunya Super Teacher

“Ketika sedimentasi meningkat dan permukaan waduk dipenuhi eceng gondok, aliran air menuju sistem pembangkit dapat terganggu sehingga mempengaruhi proses produksi listrik secara bertahap,” jelasnya.

Selain itu, penumpukan sampah juga membuat proses pemeliharaan area waduk menjadi lebih berat karena harus dilakukan pembersihan rutin agar aliran air tetap terjaga.

“Kalau eceng gondok semakin banyak dan sedimentasi terus meningkat akibat sampah, daya tampung air di waduk akan berkurang. Ketika kapasitas air menurun, operasional PLTA juga ikut terdampak karena pasokan air menjadi tidak optimal,” kata Doni.

Ia menambahkan, pihaknya selama ini rutin melakukan pengangkutan eceng gondok dan pembersihan sampah di area waduk dengan melibatkan kelompok masyarakat binaan di sekitar Saguling.

“Persoalan sampah ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah atau perusahaan saja. Harus ada kesadaran bersama dari masyarakat agar sampah tidak terus dibuang ke sungai karena akhirnya bermuara ke waduk dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar