Ia menyebutkan, pembangunan jembatan dengan panjang sekitar 60 meter dan lebar 3,3 meter itu menelan anggaran sekitar Rp4 miliar hingga Rp5 miliar.
Namun, seiring meningkatnya penggunaan sebagai jalur alternatif, pemerintah kini melakukan evaluasi pada bagian akses masuk dan keluar jembatan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna.
Pemkab Bandung memastikan akan terus memberikan pembaruan terkait progres perbaikan. Diharapkan, setelah penataan akses selesai, Jembatan Cijeruk dapat berfungsi lebih optimal sebagai jalur penghubung yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
