Nestapa Banjir Cigudeg Memaksa Pedagang Cuanki Pulang Kampung

Diterjang Banjir Bandang Cigudeg, Sejumlah Pedagang Cuanki Asal Garut Terpaksa Pulang Kampung
Diterjang Banjir Bandang Cigudeg, Kontrakan dan Gerobak Ludes, 10 Pedagang Cuangki Terpaksa Pulang ke Garut. FOTO: Dzihar/Jabar Ekspres.
0 Komentar

Akses air bersih dan aliran listrik yang terputus menambah penderitaan warga di lokasi terdampak. Banjir Cigudeg membuktikan betapa rentannya permukiman warga terhadap kelalaian pengelolaan sistem drainase dan tanggul.

Rakyat kecil selalu menjadi tumbal pertama saat alam mengamuk akibat ketidakbecusan birokrasi dalam bertindak.

Kini mereka hanya bisa berharap ada mukjizat donasi untuk menyambung hidup yang tersisa.

Baca Juga:Banjir Bandang Terjang Cigudeg Bogor, 10 Kontrakan Hanyut Usai Tanggul JebolKomisi II DPRD Kabupaten Bogor Ungkap Kebocoran PAD hingga Rp200 M, Pemkab Didesak Bentuk Pansus

“Gerokak jualan, alat elektronik, mejikom, motor 2 hanyut tapi alhamdulillah bisa ketemu, cuman rusak gabisa nyala,” jelas Amalia merinci kerusakan yang menimpanya.

Ruang publik yang tertutup material lumpur memperlambat proses evakuasi dan pembersihan mandiri oleh warga. Banjir Cigudeg benar-benar melumpuhkan ekonomi lokal serta memutus rantai rezeki para pedagang kecil.

Jika tidak ada tindakan nyata, kemiskinan baru akan lahir dari sisa-sisa bencana yang terus berulang ini. Pejabat berwenang harus keluar dari zona nyaman dan melihat langsung kehancuran di depan mata.

“Harapan mah ada lah donasi buat bener benerin gerobak, nerusin usaha disini, mudah-mudahan aja, soalnya jadi satu-satunya jalan buat cari rezeki,” tutup Angga. (zhr/yan).

Laman:

1 2
0 Komentar