Menariknya, mayoritas responden juga menilai kondisi Kota Bandung dalam setahun terakhir mengalami perbaikan, terutama dalam aspek inklusivitas sosial, ketertiban umum, serta pembangunan infrastruktur kota yang menunjang aktivitas warga.
Menanggapi hasil survei tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa tingginya tingkat optimisme masyarakat menjadi dorongan sekaligus tanggung jawab bagi pemerintah untuk terus bekerja lebih baik.
“Kami bersyukur melihat tingkat optimisme masyarakat terhadap arah pembangunan Kota Bandung yang mencapai lebih dari 81 persen. Kepercayaan ini menjadi mandat bagi kami untuk terus menghadirkan kerja nyata yang lebih terukur dan berdampak. Survei ini menunjukkan bahwa peningkatan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan dan administrasi kependudukan, telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat penguatan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, serta percepatan pembangunan infrastruktur kota agar semakin baik dan merata, sehingga setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga:Nyamar Jadi Ustadz, Polisi Bekuk Dua Pemuda Aceh dan Sita Ribuan Obat Keras di BogorKontrakan Terkunci dan Dipenuhi Lalat, Pria Ditemukan Tewas di Klapanunggal Bogor
Ke depan, Pemkot Bandung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program pembangunan secara berkelanjutan.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, guna menjawab harapan warga sekaligus menjaga tren positif kepercayaan publik. (*)
