Geger ‘Caretaker’ Perbasi Jabar: Ketua Terpilih Epriyanto Siap Melawan, Ancam Bawa ke Arbitrase!

Perbasi
Ketua Pengprov Perbasi Jabar terpilih hasil Musyawarah Daerah (Musda) 2026, Epriyanto Kasmuri saat diwawancara awak media
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gejolak melanda tubuh Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Jawa Barat (Pengprov Perbasi Jabar).

Ketua terpilih hasil Musyawarah Daerah (Musda) 2026, Epriyanto Kasmuri, secara tegas menyatakan penolakannya terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perbasi yang menunjuk caretaker dan memerintahkan pelaksanaan Musda ulang.

Langkah pusat ini dinilai janggal karena proses pemilihan sebelumnya dianggap sudah sah dan sesuai prosedur organisasi.

Baca Juga:Bupati Jeje hingga Beckham Putra Wisuda di Unjani, Rektor: Tidak Ada Jalur Khusus!Motif Pengeroyokan Geng Motor di Cibeureum Terungkap, Polres Cimahi Ringkus 20 Pelaku

Polemik ini bermula ketika DPP Perbasi menerbitkan surat nomor 158/DPP/IV/2026 tertanggal 10 April 2026. Dalam surat tersebut, DPP memutuskan untuk menunjuk caretaker guna menyiapkan Musda ulang di Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Epriyanto Kasmuri mengaku heran dengan dasar pengambilan keputusan tersebut.

“Keputusan ini tentu memunculkan kebingungan di internal organisasi, karena sebelumnya proses Musda telah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Epriyanto dalam sesi konferensi pers, Rabu (15/4/2026).

Klaim Keabsahan Musda Februari

Epriyanto memaparkan kronologi bahwa Musda Perbasi Jabar sejatinya telah tuntas dilaksanakan pada 14 Februari 2026. Seluruh tahapan persidangan telah dilalui hingga menghasilkan kepengurusan baru yang saat ini diklaimnya sudah bekerja.

menurutnya, kepengurusan hasil (Musyawarah Daerah) Musda telah menjalankan berbagai program organisasi secara efektif. Bahkan, DPP Perbasi sebelumnya telah menerima berbagai surat resmi dan dokumen administrasi yang ditandatangani oleh ketua terpilih tanpa adanya keberatan.

tak hanya itu, lanjutnya, saat Musda berlangsung, perwakilan dari DPP Perbasi maupun KONI Jawa Barat pun turut hadir menyaksikan proses pemilihan. “Berbagai dokumen resmi yang kami kirimkan telah diterima tanpa ada keberatan, sehingga secara tidak langsung menunjukkan pengakuan terhadap hasil Musda,” tambahnya.

Langkah Tegas: Menolak atau Arbitrase

Tak tinggal diam, Epriyanto mengaku telah melayangkan surat keberatan resmi kepada DPP Perbasi. Ia menegaskan akan mempertahankan mandat yang diberikan oleh anggota Perbasi Jabar dalam Musda Februari lalu.

Baca Juga:Kormi Cimahi Targetkan Tiga Besar di Forprov Jabar 2026Munas X LDII, Jabar Dukung Kepemimpinan Dody Taufiq Wijaya

Jika aspirasi penolakan ini diabaikan oleh pengurus pusat, Epriyanto siap menempuh jalur hukum formal di dunia olahraga.

“Sebagai ketua terpilih, saya sudah menyampaikan penolakan terhadap caretaker dan juga permintaan musda ulang. Kalau penolakan ini tidak diterima, saya akan membawa persoalan ini ke arbitrase keolahragaan,” tegasnya menutup pembicaraan.

0 Komentar