Warga Keluhan MinyaKita Mahal, Bulog Bakal Gelar Operasi Pasar

Warga Keluhan Minyakita Mahal, Bulog Bakal Gelar Operasi Pasar
Minyak subsidi pemerintah atau MinyaKita dijual di atas HET. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masyarakat di berbagai daerah kembali mengeluhkan harga minyak goreng subsidi kemasan rakyat atau MinyaKita yang kian melonjak, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Merespons hal itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengaku akan segera menggelar operasi pasar, demi menjaga stabilitas MinyaKita agar tetap sesuai HET yakni Rp15.700 per liter.

Disampaikan usai Rapat Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah Setra Beras di Kantor Bulog, Jakarta, Senin, operasi pasar tersebut juga digelar guna mengatasi kelangkaan MinyaKita.

Baca Juga:Apindo: RUU Ketenagakerjaan Harus Berdasarkan Kesepahaman Pengusaha-Pekerja!Krisis Energi Mengintai, Tranformasi Transportasi Publik Berbasis Listrik Jadi Solusi?

“Nah ini sudah kami tekankan kepada seluruh teman-teman yang ada di daerah untuk melaksanakan operasi pasar terkait beras. Termasuk juga melaksanakan operasi pasar terkait MinyaKita,” ujarnya, dikutip Selasa (14/4/2026).

Selain itu, Rizal juga mengaku bahwa pihaknya bersama seluaruh jajaran wilayah telah membahas kondisi harga pangan, termasuk beras dan minyak goreng, melalui rapat evaluasi nasional yang dilakukan secara daring.

Dalam rapat tersebut, kata dia, Bulog menekankan agar seluruh jajaran di daerah segera menggelar operasi pasar untuk kedua komoditas yang menjadi sorotan tersebut.

Hal itu sebab, dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS), komoditas beras menjadi salah satu penyumbang inflasi sebesar 0,03 persen. Serta MinyaKita mengalami kelangkaan dengan harga pasaran di atas HET.

Menurutnya, gelaran pasar murah tersebut dilakukan sebagai langkah strategis dalam menekan lonjakan harga, serta memastikan ketersediaan MinyaKita tetap terjaga.

Rizal menyebut ia juga akan memimpin langsung operasi pasar khusus MinyaKita yang dijadwalkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat dengan prioritas wilayah DKI Jakarta.

“Targetnya Minggu ini kami akan melaksanakan operasi pasar terkait dengan MinyaKita khususnya di DKI dulu ya. Kami akan laksanakan dalam satu dua hari ini secepatnya,” jelasnya.

Baca Juga:Nyalip Berujung Maut, Pemotor di Narogong-Cileungsi Tewas Terlindas TrukPabrik Kasur di Gunung Sindur Ludes Terbakar, Percikan Api Diduga Akibat Kabel Tertarik Beko

Menurutnya, percepatan langkah itu penting untuk meredam kepanikan masyarakat sekaligus memastikan distribusi MinyaKita kembali berjalan normal di pasar.

Ia menegaskan Bulog berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui stabilisasi harga pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Bulog sebelumnya juga aktif menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru 2025/2026; Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan hasil yang cukup terkendali.

0 Komentar