Terkait aksesbilitas kawasan, Dedie meminta perangkat daerah terkait untuk segera menyusun rekayasa lalu lintas serta penataan lingkungan secara menyeluruh guna mendukung aktivitas di sekitar sekolah nantinya.
“Saya minta kepada PUPR dan Dishub untuk segera menyiapkan rencana lalu lintas yang lebih representatif, termasuk saluran drainase, pedestrian, dan penataan lingkungan,” tuturnya.
Adapun Dedie juga menyoroti keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan persoalan sampah di sekitar lokasi pembangunan SMAN 11 Kota Bogor yang dinilai perlu segera ditertibkan seiring pengembangan kawasan pendidikan.
Baca Juga:Sarpras SMAN 3 Jonggol dan SMAN 1 Kemang Bogor Belum TerpenuhiDua SMA Baru di Kota Bogor Siap Dibangun Mulai 2026, Pemkot–Pemprov Matangkan Persiapan
Para PKL tersebut pun disebut Dedie nantinya dapat ditata dengan penyediaan lapak yang lebih representatif, misalnya dengan memanfaatkan kantin sekolah
“Masih banyak PKL dan sampah berserakan. Saya minta kepada camat agar lapak-lapak PKL diatur di lokasi yang representatif atau untuk sementara dikosongkan selama pembangunan. Jika memungkinkan, nantinya dapat ditampung di kantin sekolah,” tandasnya.
