Banjir Dayeuhkolot Belum Surut, Warga Nekat Terobos Genangan Demi Beraktivitas

Banjir masih menggenangi Jalan Raya Dayeuhkolot, tepatnya di depan Pasar Dayeuhkolot hingga sekitar Masjid Agu
Banjir masih menggenangi Jalan Raya Dayeuhkolot, tepatnya di depan Pasar Dayeuhkolot hingga sekitar Masjid Agung Dayeuhkolot, Senin (13/4/2026). Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

“Iya mau gimana lagi, ini udah dua hari kan dari Jumat banjir, gak ada cara lain lagi dan kita juga udah biasa sih,” tambahnya.

Warga berharap ada penanganan serius agar banjir di kawasan Dayeuhkolot tidak terus berulang, mengingat wilayah tersebut menjadi salah satu titik langganan genangan saat debit Sungai Citarum meningkat.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Bandung Kompol Ega Prayuda mengatakan sejak Jumat, pihaknya telah mengalih arus kendaraan yang mengarah ke Kabupaten Bandung dari arah Buah Batu Kota Bandung.

Baca Juga:Kang Eful Dorong Ketahanan Pangan untuk Pemenuhan Gizi Keluarga Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bagi kendaraan dari arah Banjaran, atau Dayeuhkolot yang akan menuju Kota Bandung, kata Ega, diarahkan menuju ke Jalan Rencong – Rancamanyar.

“Sebaliknya, kendaraan dari arah Kota Bandung diharapkan melalui jalur yang sama,”

Selain jalur tersebut, Satlantas Polresta Bandung juga mengarahkan pengendara ke Banjaran via Cisurung – Sayuran – Rancamanyar, atau ke jalur Ciparay vua Bojongsoang – Simpang Siliwangi.

Meski sudah diarahkan untuk menggunakan jalur lain, kemacetan panjang terjadi di sepanjang Jalan Raya Bojongsoang menuju Baleendah dan Dayeuhkolot.

Kondisi ini memaksa warga setempat maupun pelintas untuk meninggalkan kendaraan mereka dan berjalan kaki menembus genangan air demi tetap bisa menjalankan aktivitas harian.

0 Komentar