JABAR EKSPRES – Ribuan warga memadati lokasi launching bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara, Kamis (9/4/2026). Antusiasme tinggi penerima bantuan pangan (PBP) bahkan memicu antrean panjang sejak pagi hari hingga berdampak pada kemacetan di sekitar lokasi.
Kondisi tersebut menjadi sorotan dalam pelaksanaan distribusi bantuan yang menyasar total 41.387 penerima di seluruh Kota Cimahi.
Sejak pukul 07.00 WIB, warga sudah mengantre untuk mendapatkan bantuan, terutama di titik penyaluran Kelurahan Cipageran yang dihadiri 3.848 PBP.
Baca Juga:Pemkot Cimahi Launching CPP 2026, Bantuan Pangan Digulirkan untuk Redam InflasiPasca Longsor Cisarua,Brigade 17 LMP Cimahi Kirim Bantuan Khusus ke Lokasi Longsor
Peluncuran perdana dilaksanakan di Kelurahan Cigugur Tengah dengan jumlah penerima mencapai 3.105 orang. Namun, peningkatan kerumunan warga justru lebih mencolok di Kelurahan Cibeureum, yang tercatat sebagai salah satu titik dengan penerima terbanyak, yakni 5.803 PBP.
Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Cimahi, Muhammad Ronny, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyaluran cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Untuk hari ini diserahkan bantuan, per bulannya 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng. Dan diserahkan pada hari ini untuk dua bulan, bulan Februari dan bulan Maret,” kata Ronny saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, secara keseluruhan distribusi bantuan mencakup tiga kecamatan di Kota Cimahi dengan total penyaluran beras mencapai 827.740 kilogram dan minyak goreng sebanyak 165.548 liter.
Ronny menambahkan, program ini direncanakan berlangsung hingga Mei mendatang, meski pelaksanaannya tetap menunggu kesiapan pemerintah.
“Direncanakan sampai dengan bulan Mei, nanti kita lihat kesiapan dari pemerintah seperti apa,” imbuhnya.
Terkait keberlanjutan program setelah Mei, pihaknya masih menunggu evaluasi dari pemerintah pusat, termasuk ketersediaan pasokan dari Perum Bulog.
Baca Juga:Dari Kesehatan hingga Bantuan Sosial, Komisi IV DPRD Cimahi Awasi Ketat Kinerja OPDCimahi Bakal Dapat Bantuan Infrastruktur Persampahan Senilai Rp50 Miliar dari Program ISWMP
“Kalau pemerintah pusat masih ada, kebetulan ini dari Bulog juga ada. Ya mungkin akan berlanjut, kita lihat saja nanti bagaimana arahan dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Ia memastikan penerima bantuan merupakan masyarakat yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya dari desil 1 hingga desil 5.
“Ya, ini dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dari Kementerian Sosial,” kata Ronny.
Lebih lanjut, Ronny menegaskan upaya penanggulangan kemiskinan tidak hanya bergantung pada bantuan pangan, melainkan juga melibatkan intervensi lintas sektor melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah.
