Kelelahan Sopir dan Jalan Licin Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Majalengka

Kelelahan Sopir Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Majalengka
Kelelahan Sopir Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Majalengka
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kecelakaan maut di Majalengka yang melibatkan mobil Isuzu Elf yang mengangkut rombongan penumpang, mengakibatkan enam orang meninggal dunia.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Kabupaten Majalengka, pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 23.05 WIB.

Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh kondisi sopir yang kelelahan hingga mengantuk saat berkendara.

Baca Juga:Link Video Viral Kebaya Hitam No Sensor Jadi Buruan di Media Sosial, Benarkah Ada Versi Fullnya?One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Diberlakukan Mulai 24 Maret

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan keterangan kepolisian, kendaraan yang dikemudikan Hasyim Adnan itu melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing.

Saat melintasi kawasan Blok Maniis Tonggoh, kondisi jalan dilaporkan licin akibat hujan, dengan kontur menurun dan tikungan tajam.

Dalam situasi tersebut, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena kelelahan, hingga akhirnya kendaraan mengalami kecelakaan fatal.

Kesaksian Korban Selamat

Salah satu penumpang yang selamat, Ratna Wulan, mengungkap bahwa sebelum kejadian, para penumpang sebenarnya telah mengingatkan sopir untuk beristirahat terlebih dahulu.

Rombongan yang berasal dari Karawang itu sebelumnya melakukan perjalanan ziarah ke Ciamis dan berencana melanjutkan perjalanan wisata ke Pangandaran.

Namun, sopir memilih tetap melanjutkan perjalanan karena kendaraan tersebut telah dijadwalkan untuk digunakan kembali oleh penyewa lain.

Tak lama setelah peringatan tersebut, kecelakaan pun terjadi di tengah kondisi jalan yang licin usai diguyur hujan.

Baca Juga:Motor Trail Suzuki 125 Cc Ini Bikin Kaget! Tampang Garang, Tenaga Saingi KLX150Redmi K100 Pro Max Dikabarkan Hadir dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Storage 1TB

6 Orang Tewas, Puluhan Penumpang Terlibat

Mobil Elf tersebut diketahui membawa sekitar 21 hingga 22 penumpang.

Dari jumlah tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian ini.

Sementara korban lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda dan telah mendapatkan penanganan medis.

Dugaan Penyebab, Kelelahan Jadi Faktor Utama

Pihak kepolisian menyebut kecelakaan ini tidak hanya dipengaruhi kondisi jalan, tetapi juga faktor manusia.

Kelelahan dan mengantuk diduga menjadi penyebab utama hilangnya kendali kendaraan.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama dalam perjalanan jauh dengan medan jalan yang berisiko tinggi.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan akibat kelelahan pengemudi.

Pengguna jalan diimbau untuk tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah, terlebih saat melintasi jalur rawan seperti turunan dan tikungan tajam.

Keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik pengemudi.

0 Komentar