JABAR EKSPRES – Arus mudik di jalur Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya, tepatnya di area Pos Pengamana (Pos Pam) Cikaledong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung telah selesai dengan kondisi terkendali sampai hari H Idulfitri 1447 Hijriyah pada Sabtu (21/3/2026).
Diketahui, adapun kepadatan arus lalu lintas dampak melonjaknya volume kendaraan, di area Pos Pam Cikaledong hanya terjadi ketika pada H-2 Lebaran tepatnya Kamis (19/3/2026) kemarin.
Kendati volume kendaraan sempat mengalami peningkatan, namun arus lalu lintas tidak sampai terhenti. Para pemudik dapat terus bergerak.
Baca Juga:THR Bermasalah! 157 Perusahaan di Jabar Dilaporkan, Siap Kena SanksiDiskon Pajak Kendaraan Lebaran! Warga Jabar Bisa Hemat 10%
Kapolsek Nagreg sekaligus Kapospam Cikaledong, Kompol Rizal Adam Al Hasan mengatakan, situasi arus lalu lintas cukup ramai namun tetap terkendali.
Adapun dalam upaya maksimal pengaturan arus lalu lintas, di jalur mudik Lebaran Polresta Bandung terus berkolaborasi dengan Polres Garut.
“Untuk cara bertindak yang kita lakukan, kerjasama dari Satlantas Polresta Bandung dengan Polres Garut,” katanya.
Dijelaskan Rizal, sejumlah upaya rekayasa lalu lintas sudah disiapkan, termasuk antisipasi jika terjadi penumpukan volume kendaraan yang kemacetannya mengular panjang.
“Biasanya apabila ada kepadatan-kepadatan yang sampai mengekor ke Polsek, itu diberlakukan CB (cara bertindak) one way,” jelasnya.
Rizal menerangkan, apabila sampai terjadi penumpukan volume kendaraan dari Limbangan, Garut sampai ke area Nagreg, Kabupaten Bandung, maka upaya penguraian pun telah disiapkan.
“Dari arah Limbangan kita stop, kemudian dari arah Bandung menuju ke Garut, itu kita kuras untuk meminimalisir kepadatan di wilayah Polres Garut,” terangnya.
Baca Juga:Stasiun Cianjur Ramai! Puncak Mudik Tembus 1.200 Penumpang SehariNagreg Mulai Lengang! Puncak Mudik Dipastikan Sudah Lewat
Untungnya, kepadatan arus lalu lintas hingga mengular akibat lonjakan volume kendaraan, sejak awal arus mudik sampai hari H Lebaran 2026 ini tidak terjadi.
“Tidak ada one way, karena yang tadi saya sampaikan, arus kendaranya masih lancar,” ucap Rizal.
“Untuk persiapan arus balik, nanti kami bekerjasama sama dengan jajaran Polres Garut, khususnya Satlantas Polres Bandung,” lanjutnya.
Disampaikan Rizal, koordinasi lintas wilayah dinilai penting, guna mengetahui kondisi arus lalin hingga jumlah volume kendaraan, untuk disesuaikan penanganannya.
“Nanti tektokan dengan Polres Garut, mengingat kalau arus balik itu kebanyakan dari wilayah Garut, Tasik yang mau pulang ke Bandung,” imbuhnya.
