Ridwan Kamil Minta Maaf di Hari Lebaran, Singgung Serangan Hoaks Setahun Terakhir

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pada momen
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pada momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pada momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam pernyataannya, ia mengajak masyarakat untuk saling memaafkan dan tetap menjaga sikap saling menghormati di tengah berbagai dinamika yang terjadi dalam satu tahun terakhir.

“Sebagai manusia yang penuh khilaf, saya memohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya. Mohon maaf lahir dan batin. Di momen mulia ini, saya juga ingin senantiasa bersabar dan ikhlas untuk memaafkan,” ujar Ridwan Kamil dalam keterangan yang diterima di Bandung, Sabtu (21/3/2026).

Baca Juga:Lebaran 2026, Arus Kendaraan di Tol Cipali Melonjak hingga 65 PersenIzin Dicabut, Bandung Zoo Dipastikan Tutup Selama Libur Lebaran 2026

Ridwan Kamil mengungkapkan, selama setahun terakhir dirinya menghadapi berbagai konten hoaks yang menyasar kehidupan pribadi, keluarga, hingga isu hukum dan politik.

Meski demikian, ia memilih untuk mendoakan pihak-pihak yang telah menyebarkan informasi tidak benar tersebut agar mendapatkan hidayah.

“Saya juga berdoa agar mereka insaf dan mendapatkan pekerjaan yang halal tanpa mengganggu serta merusak hidup orang lain,” katanya.

Ia turut mendoakan masyarakat yang sempat terpengaruh oleh informasi hoaks agar tetap mendapat perlindungan dan dijauhkan dari fitnah.

“Mari hidup berdampingan dengan tenang, saling menghormati, dan menjauhi diri dari fitnah dunia. Selamat Lebaran, mari saling memaafkan,” ucapnya.

Ridwan Kamil juga menegaskan bahwa dirinya akan meluruskan satu per satu informasi hoaks yang beredar terkait dirinya maupun keluarganya.

“Kelak, saya akan meluruskan satu per satu hoaks tersebut,” tegasnya.

0 Komentar