Tower di Area Masjid Al Jabbar Roboh Usai Diterjang Puting Beliung Kamis Sore

Tower di Area Masjid Al Jabbar Roboh Usai Diterjang Puting Beliung Kamis Sore
Tower di Area Masjid Al Jabbar Roboh Usai Diterjang Puting Beliung Kamis Sore
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bencana angin puting beliung menerjang kawasan Bandung Timur dan menimbulkan sejumlah kerusakan, termasuk di area sekitar Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Kamis (19/3/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada sore hari sekitar pukul 14.30 WIB. Cuaca ekstrem diawali dengan hujan deras yang tiba-tiba disertai hembusan angin kencang.

Sejumlah pohon di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta dilaporkan tumbang akibat kuatnya terpaan angin.

Baca Juga:Bawa Kebaikan di Bulan Ramadan, Mitra Pengemudi Grab Bagikan Lebih Dari 1.300 Takjil di BandungVideo Viral Maureen Worth Mendadak Trending, Rekaman Video Call Privat Jadi Perbincangan

Tak hanya itu, sebuah tower penguat sinyal di kawasan Masjid Al Jabbar juga dilaporkan roboh.

Saksi mata di lokasi, Amih Unun, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca berubah drastis sebelum kejadian berlangsung.

Hujan lebat yang turun mendadak diikuti angin kencang menjadi awal dari peristiwa tersebut.

“Sekitar jam setengah tiga sore, hujan deras langsung disertai angin kencang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tower yang roboh bukan bagian dari bangunan Masjid Al Jabbar.

Material tower tersebut juga bukan berbahan besi, melainkan fiber, sehingga relatif lebih ringan.

“Tower itu milik operator, bukan bagian dari masjid. Bahannya juga fiber, bukan besi,” tambahnya.

Baca Juga:Heboh di Media Sosial! Video Viral “Ibu Tiri dan Anak Tiri 6 Menit” Ramai Dicari NetizenFort 180 ADV Resmi Meluncur di Indonesia, Skutik Adventure Ini Siap Tantang Honda ADV 160

Selain tower utama yang roboh, kerusakan lain juga dilaporkan terjadi pada bagian tower lainnya di sekitar lokasi.

Namun demikian, bangunan utama Masjid Al Jabbar dipastikan tidak mengalami kerusakan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Warga dan petugas langsung melakukan evakuasi material tower yang berserakan di lokasi kejadian.

Salah satu warga, Arjuna, terlihat sigap membantu proses evakuasi dengan mengangkut material tower menggunakan mobil bak terbuka.

Sementara itu, Kapolsek Gedebage, Kompol Wawan Setiawan, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menegaskan bahwa tower yang roboh merupakan fasilitas milik pihak operator jaringan, bukan milik Masjid Al Jabbar.

“Tower penguat sinyal tersebut milik PT DMT yang digunakan oleh Telkomsel dan Indosat, bukan bagian dari masjid,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa tower tersebut sudah berdiri lebih dulu sebelum pembangunan Masjid Al Jabbar dan masih berada dalam masa kontrak dengan warga setempat.

0 Komentar