Lebih jauh, ada satu hal yang menjadi penanda baru dalam pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini di Cimahi. Untuk pertama kalinya, konsep inklusivitas dihadirkan secara nyata.
Ia menyebut, pelaksanaan Salat Ied di Masjid Agung Cimahi akan dilengkapi dengan juru bahasa isyarat, sehingga pesan khutbah dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
“Jadi nanti yang ceramah akan diterjemahkan ke dalam bahasa isyarat untuk teman-teman kita yang menyandang disabilitas,” tandasnya. (Mong)
