Menurutnya, perjalanan menggunakan bus terasa lebih menyenangkan karena bisa berinteraksi dengan sesama pemudik. Selain itu, ia juga tidak perlu kelelahan mengemudikan kendaraan pribadi selama perjalanan jauh.
“Kalau naik bus bisa bareng sama pemudik lain, jadi bisa kenalan baru dan ngobrol-ngobrol juga selama perjalanan. Jadi tidak terlalu capek untuk orang yang sudah tua seperti saya ini,” kata Sugeng.
Senada dengan Shely, Sugeng mengatakan keputusan berangkat mudik pada hari ini merupakan hasil kesepakatan dengan sang istri. Ia bersama keluarga memilih menunggu jadwal libur Lebaran, sekaligus menyelesaikan sejumlah urusan rumah sebelum berangkat.
Baca Juga:Pemkot Bogor Larang Kendaraan Dinas Dipakai Mudik Lebaran 2026! Bawa 200 Pemudik, 6 Bus Mudik Gratis Polresta Bogor Rute Semarang hingga Cilacap Berangkat
“Awalnya sempat ragu naik bus, tapi sekarang berani mencoba. Apalagi istri juga ingin merasakan mudik naik bus, jadi pas dapat hari libur cuti langsung berangkat,” tuturnya.
Para pemudik tersebut pun mengaku telah menunggu di Terminal Baranangsiang sekitar satu jam sebelum waktu keberangkatan, bahkan ada yang memilih menunggu sejak setelah sahur.
Mereka memilih datang lebih awal agar tidak terlambat dan dapat memastikan keberangkatan menggunakan bus ke kampung halaman berjalan lancar.
Aktivitas keberangkatan di terminal tersebut pun diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga mendekati Hari Raya Idulfitri, seiring tingginya minat masyarakat yang memilih transportasi bus untuk pulang ke kampung halaman.
