JABAR EKSPRES – Peningkatan volume kendaraan menuju wilayah Bandung dan sekitarnya melalui ruas tol terus mengalami peningkatan.
Berdasarkan catatan Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, untuk kendaraan yang melintas menuju wilayah Bandung dan sekitarnya, khususnya Rancaekek hingga saat ini telah mencapai 76.460 kendaraan.
Jumlah tersebut, menurut Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, telah mengalami peningkatan hingga sebesar 15,26 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yakni sekitar 66.336 kendaraan.
Baca Juga:Arus Mudik Nagreg Meningkat di H-2 Lebaran, Dishub Kabupaten Bandung Prediksi Puncak Terjadi Hari IniCegah Bahaya di Jalur Mudik, Polisi Amankan Pria Berteriak di Pinggir Tol Palikanci
“Sementara untuk volume lalu lintas yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta tercatat sebanyak 56.257 kendaraan atau lebih rendah 2,16 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yaitu 57.499 kendaraan,” ucapnya, Kamis (19/3/2026).
Widiyatmiko menambahkan, untuk peningkatan volume kendaraan tersebut, paling tinggi terdistribusi di Gerbang Tol (GT) Cileunyi.
Tercatat untuk di Gerbang Tol (GT) Cileunyi, kata dia, peningkatan volume kendaraan telah mencapai 37,87 persen atau sebesar 44.852 kendala yang menuju wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya.
“Sedangkan volume lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Pasteur, kendaraan yang menuju Kota Bandung tercatat sebanyak 31.608 kendaraan atau lebih rendah 6,49 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 33.803 kendaraan,” ungkapnya.
Namun begitu, Widiyatmiko memprediksi volume kendaraan khususnya di Gerbang Tol (GT) Cileunyi maupun Pasteur akan terus meningkat hingga hari Raya Idulfitri 2026, sebagai jalur wisata dan silaturahmi.
“Sehingga kami imbau masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan,” pungkasnya. (San)
