Prediksi Kepadatan Lalu Lintas di Kota Bogor Terjadi pada H+ Lebaran, Rekayasa Lalin Disiapkan 

Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran, Polres Cimahi Siapkan Pos Terpadu dan Rekayasa Lalu Lintas
Ilustrasi: Sejumlah kendaraan pemudik terjebak kemacetan di jalur selatan. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota memetakan sejumlah jalur yang berpotensi mengalami kemacetan dan kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota, AKP Robby Rachman mengatakan, potensi kepadatan di wilayah Kota Bogor umumnya terjadi setelah Lebaran atau pada H+ Lebaran.

“Biasanya fokus kepadatan di Kota Bogor itu justru di H+ Lebaran, karena kita ini merupakan kota yang ditinggalkan, kita lebih fokus nanti ke H+ Lebaran, karena H plus Lebaran, selain jalur ke Puncak, ada juga kulineran di wilayah kota Bogor. Jadi kami juga menjadi jalur imbangan dari Polres Bogor ketika jalur Puncak padat,” kata Robby saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).

Baca Juga:Bawa 200 Pemudik, 6 Bus Mudik Gratis Polresta Bogor Rute Semarang hingga Cilacap Berangkat Jelang Keberangkatan, Dishub Kota Bogor Lakukan Rampcheck 6 Bus Mudik Gratis

Ia menjelaskan, sejumlah titik di Kota Bogor dipetakan berpotensi mengalami kepadatan, salah satunya kawasan Tajur yang juga menjadi jalur alternatif menuju kawasan Puncak.

Untuk mengurai kepadatan, Satlantas Polresta Bogor Kota juga telag menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.

Salah satunya dengan mengarahkan kendaraan melalui jalur Tajur sebagai alternatif ketika arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Simpang Gadog, Ciawi, yang mengarah ke kawasan Puncak mengalami kepadatan.

Namun, apabila kepadatan juga terjadi di jalur Tajur, pengalihan arus akan dilakukan dari Simpang Jambu Dua menuju Jalan Regional Ring Road (R3) untuk memecah kepadatan kendaraan di dalam Kota Bogor.

“Kalau Tajur sudah padat, kendaraan dari Simpang Jambu Dua bisa diarahkan ke kiri menuju jalur R3. Jika kawasan Puncak sudah sangat padat, untuk menunda kendaraan yang akan naik ke Puncak, arus akan kami keluarkan terlebih dahulu melalui Bogor Raya. Apabila masih terjadi kepadatan, kendaraan akan kembali dialihkan melalui Sentul Barat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan penjagaan di lapangan, Satlantas Polresta Bogor Kota juga telah menyiapkan sebanyak 98 personel yang akan disebar di sejumlah jalur rawan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, dua tim urai kemacetan juga disiapkan dengan masing-masing beranggotakan sekitar 13 personel. Tim tersebut akan ditempatkan di Baranangsiang dan Pos 6 Ambon di Simpang BORR.

0 Komentar