Volume Kendaraan Diprediksi Meningkat H-3 Lebaran, Kasatlantas Polres Sumedang Beri Imbauan Pemudik

Kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Minggu (15/3)
Kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Minggu (15/3). Pada H-5 Idul Fitri 1447 H arus mudik di Jalan Tol Cisumdawu arah Majelengka, Cirebon dan Jawa Tengah terpantau ramai lancar. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, sejumlah masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Volume kendaraan yang melintasi wilayah Kabupaten Sumedang tercatat mengalami peningkatan.

Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Agus Sukaedi Suryana, mengatakan bahwa sejak H-5 Lebaran, jumlah kendaraan yang melintas mulai mengalami kenaikan.

“Peningkatan arus kendaraan sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir di sejumlah jalur yang melintasi wilayah Hukum Polres Sumedang,” katanya saat ditemui Jabar Ekspres, Minggu (15/3).

Baca Juga:ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Pasokan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 2026BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Menurut pantauan pihaknya, kenaikan volume kendaraan mulai terjadi sejak Sabtu (14/3/2026) dan diperkirakan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada H-3 Lebaran.

“Volume kendaraan pemudik yang melintasi Kabupaten Sumedang kemarin diperkirakan naik sekitar 5–10 persen. Untuk H-5 sekarang diperkirakan meningkat hingga sekitar 25 persen, meskipun hitungan pastinya baru bisa dilakukan malam ini hingga besok pagi,” jelasnya.

Agus memaparkan, kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan kendaraan pemudik, khususnya menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.

“Puncak arus mudik biasanya terjadi pada H-3 Lebaran, sehingga kami sudah menyiapkan langkah-langkah pengamanan sejak sekarang,” ujarnya.

Selain itu, jajaran Polres Sumedang terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk menyiapkan penanganan dan kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.

Mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu, kepolisian juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Kami di bawah kendali Kapolres mengintensifkan penanganan khusus di wilayah rawan longsor seperti Cadas Pangeran. Kami juga menempatkan satu pos di daerah Cigengendel untuk mengantisipasi bencana alam,” jelas Agus.

Baca Juga:Transaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan    Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 Kecamatan

Ia mengimbau agar para pemudik memperhatikan kondisi kendaraan dan kebugaran fisik sebelum melakukan perjalanan. Masyarakat diminta selalu berhati-hati saat melintasi wilayah Sumedang, yang memiliki kondisi geografis berupa dataran tinggi dan pegunungan.

“Pemudik yang melintas di Sumedang harus menyadari bahwa wilayahnya merupakan dataran tinggi dan bergunung, sehingga perlu lebih berhati-hati selama perjalanan,” pungkas Agus. (Bas)

0 Komentar