JABAR EKSPRES – Seorang pengendara sepeda motor bernama Sony (30) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bandung–Garut, wilayah Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Korban diketahui merupakan warga Kampung Citarik, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Setelah kecelakaan terjadi, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikopo, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Baca Juga:ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Pasokan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 2026BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia
Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Agus Sukaedi Suryana, mengatakan kecelakaan yang menewaskan satu orang tersebut terjadi sekitar pukul 09.20 WIB, Minggu (15/3/2026).
“Awalnya bermula ketika korban mencoba mendahului sebuah kendaraan trailer, bernomor polisi B 9361 TEH,” katanya saat ditemui Jabar Ekspres di lokasi.
Kendaraan trailer tersebut diketahui dikemudikan oleh Herman Wijaya.
Saat melintas di ruas Jalan Raya Bandung–Garut, tepatnya di dekat kawasan industri Dwi Papuri Abadi, diduga terjadi serempetan antara sepeda motor korban dengan truk trailer tersebut.
“Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai korban kehilangan kendali hingga terjatuh ke badan jalan,” ujar Agus.
Pada saat bersamaan, korban diduga terjatuh dan terlindas ban belakang sebelah kiri kendaraan trailer yang sedang didahuluinya.
“Nahas, korban kemudian terlindas ban belakang sebelah kiri kendaraan trailer yang sedang didahuluinya,” beber Agus.
Akibat peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga:Transaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 Kecamatan
“Korban meninggal dunia di TKP dan langsung dievakuasi ke RSUD Cikopo, Kabupaten Bandung,” tutup Agus.
Sementara itu, kerabat korban, Yubi (31), warga Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, mengaku terkejut mendengar kabar kecelakaan yang menimpa Sony.
Menurutnya, sebelum kejadian korban sempat datang ke rumahnya sekitar pukul 08.00 WIB dan berpamitan hendak pergi ke Rancaekek untuk suatu keperluan pekerjaan.
“Bilang mau ke Rancaekek ada keperluan, dateng ke rumah saya sekitar jam 8.00 (WIB), bilang mau ada orderan las,” tuturnya.
Yubi mengatakan korban bukan hanya teman satu daerah, tetapi juga rekan kerja di bengkel yang sama sehingga keduanya sudah seperti saudara.
“Saya nawarin untuk ditemenin, tapi dia nolak mau berangkat sendiri. Denger tadi kabarnya mengalami kecelakaan,” imbuhnya.
