JABAR EKSPRES – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung memeriksa urine pengemudi armada minibus di Terminal Stasiun Hall Kebon Jati, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari kegiatan ramp check menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur, termasuk Dinas Kesehatan Kota Bandung, yang melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine terhadap sopir serta kernet kendaraan umum.
Staf Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Bandung, Apep Setia mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan awak kendaraan bebas dari penyalahgunaan narkoba saat melayani penumpang.
Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan
“Kami melakukan tes urine terhadap sopir dan kernet. Sejauh ini dari sekitar 25 orang yang telah diperiksa, hasilnya nihil, tidak ada yang terindikasi menggunakan narkoba,” kata Apep di lokasi.
Dia mengatakan pemeriksaan masih berlangsung, namun hingga saat ini belum ditemukan pengemudi yang menggunakan narkotika atau obat adiktif lainnya.
Menurut Apep, kegiatan pengawasan tersebut digelar di dua lokasi, yakni Terminal Stasiun Hall dan pool bus Primajasa. Pemeriksaan serupa juga dijadwalkan berlangsung di Terminal Cicaheum.
Selain pengawasan terhadap awak kendaraan angkutan umum, BNN Kota Bandung juga berencana menggelar tes urine bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bandung pada pekan depan.
Apep berharap penyelenggara angkutan Lebaran dapat lebih selektif memantau kondisi pengemudi, mengingat penyalahgunaan narkoba oleh sopir berpotensi menimbulkan kecelakaan yang membahayakan penumpang.
“Kalau sopir menggunakan narkoba, risikonya bisa fatal bagi penumpang dan para pemudik,” pungkasnya.
