Perketat Pemeriksaan Kesehatan Sopir Bus, Dishub Bandung Sebut Demi Keselamatan Penumpang

Perketat Pemeriksaan Kesehatan Sopir Bus, Dishub Bandung Sebut Demi Keselamatan Penumpang
Ilustrasi Terminal Cicaheum, Kota Bandung, mulai dipadati pemudik. (Foto: Sadam/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap operasional angkutan umum, menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat di momen Idulfitri. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memastikan kondisi kesehatan para pengemudi sebelum mereka menjalankan perjalanan.

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi menegaskan, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama pihaknya dalam penyelenggaraan layanan transportasi. Karena itu, pihaknya melakukan berbagai upaya preventif, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi angkutan.

Menurut Rasdian, kondisi fisik pengemudi sangat berpengaruh terhadap keselamatan perjalanan. Pengemudi yang mengalami kelelahan atau memiliki gangguan kesehatan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

Baca Juga:Ramp Check Dishub Cimahi Tak hanya Cek Fisik Bus, Sopirnya Juga Bakal DiperiksaMudik Gratis Cimahi Berangkat Pagi, Dishub Antisipasi Sediakan Takjil Bagi Pemudik

“Pengemudi harus dipastikan dalam kondisi sehat dan siap menjalankan perjalanan. Hal ini menjadi salah satu fokus kami dalam memastikan keselamatan penumpang,” ujar Rasdian Setiadi, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi dilakukan secara rutin di sejumlah terminal keberangkatan di Kota Bandung. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi fisik, serta pemeriksaan umum lainnya yang bertujuan memastikan pengemudi berada dalam kondisi layak mengemudi.

Langkah ini, lanjut Rasdian, menjadi bagian dari upaya pencegahan dini terhadap potensi kecelakaan yang bisa terjadi akibat faktor kesehatan pengemudi. Dengan kondisi tubuh yang prima, diharapkan para pengemudi dapat lebih fokus dan sigap dalam menjalankan kendaraan.

Selain pengawasan terhadap pengemudi, Dishub Kota Bandung juga melakukan pemantauan terhadap kesiapan armada angkutan yang beroperasi di terminal. Hal ini dilakukan untuk memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi standar keselamatan dan kelayakan jalan.

“Upaya ini kami lakukan secara berkelanjutan agar masyarakat merasa aman ketika menggunakan transportasi umum. Terlebih pada periode-periode tertentu yang biasanya diikuti peningkatan jumlah penumpang,” katanya.

Di sisi lain, Dishub juga berupaya meningkatkan kenyamanan penumpang dengan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di kawasan terminal. Fasilitas tersebut meliputi area tunggu yang lebih tertata, informasi keberangkatan, hingga layanan pendukung lainnya bagi para pengguna jasa transportasi.

Menurut Rasdian, kenyamanan dan keselamatan merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan dalam pelayanan transportasi publik. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pengawasan serta pelayanan di terminal-terminal yang ada di Kota Bandung.

0 Komentar