65 Rumah di Padalarang Kabupaten Bandung Barat Diterjang Angin Puting Beliung

Puting Beliung Sapu 65 Rumah di Padalarang Kabupaten Bandung Barat
Puluhan rumah di wilayah Kecamatan Padalarang, Bandung Barat rusak akibat diterjang angin puting beliung. Dok istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 65 rumah di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, rusak setelah diterjang angin puting beliung pada Jumat (6/3/2026) sore.

Angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB setelah wilayah Padalarang sempat diguyur hujan ringan dalam waktu singkat.

Camat Padalarang, Hendi Setiyadi, mengatakan hujan sempat reda namun kondisi langit masih terlihat gelap sebelum akhirnya angin kencang datang menerjang beberapa wilayah.

Baca Juga:Kopi Good Day DBL Camp 2026 Digelar di Jakarta, 260 Student Athlete Berebut Tiket ke Amerika SerikatBerkah! UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

“Setelah hujan reda langit masih gelap, tidak lama kemudian muncul angin kencang yang melanda beberapa desa,” kata Hendi saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2026).

Berdasarkan data sementara dari pihak kecamatan, kerusakan paling banyak terjadi di Desa Cipeundeuy. Dari total 65 rumah yang terdampak, sebanyak 50 rumah berada di RW 4, empat rumah di RW 5, dan 11 rumah di RW 9.

“Data sementara yang sudah masuk dari Desa Cipeundeuy ada 65 rumah rusak. Pendataan masih terus kami lakukan karena laporan masih bertambah,” ujarnya.

Selain merusak rumah warga, angin puting beliung juga menyebabkan kerusakan pada bangunan Pondok Pesantren Nurul Falah Almusri 1 yang berada di desa tersebut.

Sementara itu, di Desa Cimerang dilaporkan terjadi pohon tumbang di kawasan industri Cimareme dan beberapa jalan lingkungan. Namun tidak ada laporan kerusakan rumah warga di wilayah tersebut.

“Di Cimerang hanya ada pohon tumbang di area industri Cimareme dan jalan lingkungan. Alhamdulillah tidak sampai merusak rumah warga,” kata Hendi.

Beberapa bangunan di kawasan Kota Baru Parahyangan juga dilaporkan terdampak angin kencang. Namun hingga saat ini pihak kecamatan masih menunggu laporan resmi dari pengelola kawasan.

Baca Juga:Kepala BKPSDM Bantah Tuduhan 'Permainan' dalam Rotasi Mutasi Pejabat Pemkab BandungManfaatkan Momen Ramadan, Pertamina Ajak Puluhan UMKM untuk Aktif dan Berdaya 

Selain itu, sebuah tempat usaha kuliner, Warung Sate Teteh, turut dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin.

Hendi menambahkan, hingga kini laporan dari Desa Kertajaya dan Desa Laksanamekar masih belum diterima. Pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan jumlah kerusakan secara keseluruhan.

Peristiwa angin puting beliung tersebut juga sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat angin kencang menerbangkan genting rumah serta sampah plastik di sekitar permukiman.

0 Komentar