BSI Dorong UMKM Fesyen Muslim "Naik Kelas" Lewat HijabFest Ramadan 2026

BSI Dorong UMKM Naik Kelas, Sosialisasikan QRIS dan Sertifikasi Halal di Hijabfest Bandung
BSI Dorong UMKM Naik Kelas, Sosialisasikan QRIS dan Sertifikasi Halal di Hijabfest Bandung
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional melalui penguatan ekosistem halal, khususnya di sektor fesyen muslim. Dukungan nyata ini diwujudkan lewat partisipasi BSI sebagai O”icial Bank Partner pada gelaran HijabFest Ramadan 2026 yang diselenggarakan di Bandung. Langkah strategis BSI ini sejalan dengan besarnya potensi pasar fesyen muslim di Indonesia, di mana belanja domestik masyarakat untuk sektor fesyen muslim diperkirakan mencapai Rp290 triliun.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Walikota Bandung, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat yang turut serta mendukung pertumbuhan modest fashion melalui aktivasi event, salah satunya Hijabfest.

RCEO BSI Regional 6 Bandung, Fitria Ekayani, menegaskan bahwa Bandung memiliki posisi strategis sebagai pusat kreativitas fesyen muslim di Indonesia.

Baca Juga:HUT ke-33 ANTV Dimeriahkan ‘Perayaan 33 Setia Melegenda’, Ada Rhoma Irama hingga The ChangcutersIsola Fun Run 2026 Siap Digelar, FPBS UPI Targetkan 2.000 Pelari dan Galang Dana Abadi

“Bandung dikenal sebagai salah satu episentrum fesyen muslim nasional. Melalui Hijab Fest Ramadan 2026, BSI Regional 6 ingin mendorong pelaku UMKM fesyen agar dapat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkuat bisnis mereka,” jelas Fitria.

Kehadiran BSI dalam HijabFest 2026 ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan UMKM lokal.

Lebih dari sekadar memfasilitasi transaksi, dalam ajang ini BSI juga mendorong transformasi digital melalui aplikasi BYOND by BSI. Penggunaan transaksi digital melalui QRIS diharapkan dapat membantu pelaku UMKM membangun rekam jejak transaksi yang lebih terstruktur.

Menurut Fitria, rekam jejak transaksi digital tersebut sangat penting karena dapat menjadi dasar bagi pelaku usaha untuk memperoleh akses pembiayaan yang lebih besar di masa depan.

“Melalui digitalisasi transaksi menggunakan QRIS BYOND by BSI, pelaku UMKM dapat memiliki credit history yang lebih jelas sehingga mereka dapat berkembang dari usaha berbasis tunai menjadi usaha yang bankable dan siap naik kelas,” tambahnya.

Lebih dari Sekadar Pendanaan, BSI Bangun Ekosistem Terintegrasi

Di tingkat nasional, SVP Islamic Ecosystem BSI, Rima Dwi Permatasari, mengatakan bahwa BSI tidak hanya berperan sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem ekonomi syariah yang terintegrasi.

0 Komentar