Satgas MBG Bandung Barat Selidiki Dugaan Menu Tak Sesuai Juknis

Satgas MBG Bandung Barat Selidiki Dugaan Menu Tak Sesuai Juknis
Ilustrasi Satgas MBG. (Ist)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai menelusuri dugaan ketidaksesuaian menu di sejumlah titik distribusi.

Penelusuran dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program prioritas nasional tersebut berjalan sesuai ketentuan.

Ketua Satgas MBG KBB, Fauzan Azima, mengatakan pihaknya terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Baca Juga:Percepat Realisasi Program MBG, Kabupaten Bogor Targetkan Pembangunan 700 Dapur SPPGAnggaran Pendidikan Dipangkas MBG, Misbakhun: Tuduhan Terlalu Berlebihan

“Pengawasan dan evaluasi terus kami lakukan untuk memastikan pelaksanaan program MBG di Bandung Barat berjalan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan,” ujar Fauzan saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, Satgas juga menerima sejumlah informasi dari masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian menu yang disajikan di beberapa lokasi.

“Informasi tersebut tentu akan kami cek terlebih dahulu di lapangan. Kami akan berkoordinasi dengan Satgas kewilayahan untuk memastikan apakah menu yang disajikan sudah sesuai arahan dari Badan Gizi Nasional atau belum,” katanya.

Dalam pengawasan terbaru, Satgas MBG KBB telah meninjau dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Ngamprah. Peninjauan difokuskan pada kualitas menu, proses distribusi, serta kesesuaian dengan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

Ia menyebutkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan di sejumlah lokasi lainnya di wilayah Bandung Barat.

“Dalam waktu dekat kami akan kembali melakukan peninjauan ke beberapa SPPG lainnya untuk memastikan pelaksanaannya sesuai standar,” ujarnya.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program, Satgas akan memberikan pembinaan kepada pihak pengelola SPPG agar segera melakukan perbaikan.

Baca Juga:Menu MBG Kab. Bogor Dikritik, Anggaran Gede Isinya Cuma Telur Rebus dan Keripik Tempe?Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Desak Evaluasi Menu MBG Selama Ramadan

“Jika memang ada yang tidak sesuai dengan ketentuan, tentu akan kami tegur dan lakukan pembinaan,” jelas Fauzan.

Berdasarkan data dari Badan Gizi Nasional (BGN), saat ini terdapat 196 SPPG yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Seluruhnya telah beroperasi, meski sebagian masih dalam tahap penyempurnaan pembangunan.

Fauzan juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan laporan apabila menemukan kendala dalam pelaksanaan program MBG di lapangan.

“Silakan sampaikan laporan melalui Satgas di tingkat kecamatan atau langsung ke Satgas kabupaten, tetapi sebaiknya disertai data yang jelas agar bisa kami tindak lanjuti dengan tepat,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar