Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Rp600 Ribu Bulan Maret 2026 di Aplikasi Cek Bansos

Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Rp600 Ribu Bulan Maret 2026 di Aplikasi Cek Bansos
Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Rp600 Ribu Bulan Maret 2026 di Aplikasi Cek Bansos
0 Komentar

Hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menunjukkan adanya tambahan penerima baru bansos.

Tercatat:

Lebih dari 1 juta penerima baru PKH

Sekitar 2 juta penerima baru BPNT

Sebagian besar penerima baru tersebut masih dalam tahap pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu, serta persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.

Proses burekol biasanya membutuhkan waktu sekitar 1–2 bulan, sehingga bantuan akan cair secara bertahap setelah rekening aktif.

Baca Juga:Persis Ramadhan Expo 2026 di TSM Bandung, Sinergikan Dakwah, Pendidikan, dan Ekonomi UmatIntegrasikan 1.231 Anak ke Stunting Action Hub, Langkah Nyata Telkom Dorong Penurunan Stunting Berbasis Data

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT di Aplikasi Cek Bansos

Masyarakat dapat memastikan status penerimaan bantuan dengan langkah berikut:

1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store.

2. Buka aplikasi dan buat akun menggunakan NIK KTP.

3. Isi data wilayah sesuai domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa).

4. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.

5. Klik tombol Cari Data.

6. Sistem akan menampilkan status penerima bansos.

Selain aplikasi, pengecekan juga dapat dilakukan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Penyaluran Bansos untuk Wilayah Terdampak Bencana

Kemensos juga menyalurkan bantuan khusus bagi daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Total bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp1,8 triliun kepada sekitar 1,7 juta KPM, dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir Februari 2026.

Selain bantuan reguler, pemerintah menyiapkan bansos adaptif untuk pemulihan pascabencana, meliputi:

· Bantuan logistik dan dapur umum

· Santunan kematian dan korban luka

· Jaminan hidup (Jadup)

· Bantuan pemulihan ekonomi masyarakat

Santunan ahli waris telah disalurkan sebesar Rp14,8 miliar kepada 990 jiwa dengan nilai Rp15 juta per penerima.

Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan satu data nasional BNPB. Pemerintah daerah terlebih dahulu mengusulkan data korban secara by name by address (BNBA), kemudian diverifikasi dan disahkan oleh pemerintah pusat sebelum bantuan dicairkan.

Baca Juga:Sinopsis Film Underworld: Evolution, Perang Vampir dan Manusia Serigala Semakin BrutalSinopsis Film Venom: Let There Be Carnage, Aksi Brutal Venom vs Carnage yang Penuh Ketegangan

Setelah data final disetujui, Kemensos langsung menyalurkan bantuan ke rekening penerima.

Saat ini, dari total anggaran bansos adaptif lebih dari Rp2 triliun, sekitar Rp600 miliar sudah berada di rekening penerima dan tinggal proses penyaluran.

Bagi yang belum menerima bantuan, tidak perlu khawatir karena proses penyaluran masih berlangsung secara bertahap, terutama bagi penerima baru yang masih dalam tahap pembukaan rekening.

0 Komentar