Selain siswa, satu orang guru juga dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan pada sore hari.
“Terus ada juga yang dimakan setelah Maghrib yang terdampak. Ini ada guru juga, kebetulan dia lagi tidak puasa tadi makan jam 3 sore dan dia terdampak,” ujarnya.
Ia merinci menu MBG yang dibagikan, yakni satu buah apel, kurma, susu Ultra, biskuit Marie Regal, nasi onigiri, dan dua butir telur rebus.
Baca Juga:Ini Pesan H. Cucun Dalam Reses Anggota DPRD Fraksi PKBEmosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi Persib
Menurut Ayat, dua item yang paling dikhawatirkan menjadi penyebab adalah telur rebus dan onigiri. Ia menyebut, tingkat kematangan telur tidak merata.
“Yang paling dikhawatirkan itu telur dan onigiri. Telurnya ada yang matang, tapi ada juga yang setengah matang,” tegasnya.
Sementara itu, onigiri diketahui berisi ayam suwir. Sejumlah keluhan disebut muncul setelah siswa mengonsumsi nasi tersebut.
“Onigiri itu isinya ayam suwir. Keluhan terutama dirasakan setelah makan nasinya,” katanya.
Dari total 324 siswa dan 20 guru penerima MBG, hingga saat ini tercatat tiga orang harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Cibabat, terdiri dari dua siswa dan satu guru perempuan.
“Yang terdampak dan dibawa ke sini baru tiga orang. Mudah-mudahan tidak bertambah. Satu siswa kelas satu, satu siswa kelas tiga, dan satu guru,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah siswa lain yang sempat merasakan keluhan memilih menjalani perawatan mandiri di rumah karena kondisinya berangsur membaik.
Baca Juga:BSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota Besar, Promo Umrah Hemat sampai Rp4 JutaLewat #TemanAturUang, Kredit Pintar Dorong Ibu Lebih Bijak Pahami Pinjaman dan Kelola Keuangan Sehat
“Ada juga yang terdampak tapi tidak dibawa ke rumah sakit karena sudah mulai sehat dan diobati di rumah,” tambahnya.
Ayat mengaku menerima laporan awal pada sore hari dan langsung menginstruksikan agar sisa makanan tidak lagi dikonsumsi.
“Begitu dapat informasi sekitar jam lima sore, saya langsung sampaikan di grup agar onigiri dan telur tidak dimakan jika bau atau rasanya berbeda,” pungkasnya. (Mong)
