JABAR EKSPRES – Tiga rumah di Permata Padalarang, Desa Jayamekar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ambruk diterjang hujan deras pada Minggu (22/2/2026).
Buruknya konstruksi bangunan diduga menjadi salah satu pemicu runtuhnya struktur rumah di kawasan tersebut. Peristiwa itu terjadi saat hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Padalarang sejak pagi hingga siang hari.
“Benar, ada tiga rumah yang ambruk saat hujan deras mengguyur wilayah kami. Lokasinya di RT 03 RW 25 Blok F Komplek Permata Padalarang dan runtuh hampir bersamaan,” ujar Kepala Desa Jayamekar, Siti Khoiriyah, saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).
Baca Juga:Diterjang Angin dan Hujan, Rumah Warga Bandung Barat Ambruk di Tengah MalamRumah di Cimahi Ambruk Akibat Bangunan Lapuk, Dua Anak Jadi Korban!
Menurutnya, selain faktor curah hujan tinggi, kondisi tanah yang labil di lahan miring turut memengaruhi daya dukung pondasi. Dugaan sementara, struktur bangunan yang kurang kuat membuat rumah tidak mampu menahan pergerakan tanah.
Dari tiga rumah yang terdampak, dua unit dalam keadaan kosong. Sementara satu rumah lainnya dihuni enam orang, namun seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan runtuh.
Salah satu rumah bahkan dilaporkan telah mengalami retakan sejak sekitar satu bulan lalu. Pemiliknya memilih mengontrak tempat tinggal lain karena khawatir kondisi bangunan semakin membahayakan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Penghuni sudah keluar lebih dulu karena melihat retakan di beberapa bagian tembok,” kata Siti.
Saat ambruk, satu bangunan disebut ikut menarik struktur rumah di sampingnya dan berdampak pada satu rumah lain di bagian belakang. Akibatnya, ketiga bangunan mengalami kerusakan berat.
Aparat Desa Jayamekar bersama Polsek Padalarang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan dan pengecekan kondisi bangunan di sekitar titik kejadian.
“Kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Saat ini kami masih melakukan pendataan lanjutan dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” pungkasnya. (Wit)
