Diterjang Angin dan Hujan, Rumah Warga Bandung Barat Ambruk di Tengah Malam

Diterjang Angin dan Hujan, Rumah Eulis Runtuh di Tengah Malam
Petugas BPBD Bandung Barat saat melihat kondisi rumah Eulis warga Kampung Pasirjati RT 02 RW 03, Desa Cicangkang Girang, Kecamatan Sindangkerta yang rata dengan tanah. Dok BPBD KBB
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Hujan deras yang mengguyur tanpa henti pada Rabu malam (8/10/2025) menjadi awal kepanikan bagi Eulis (50), warga Kampung Pasirjati RT 02 RW 03, Desa Cicangkang Girang, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sekitar pukul delapan malam, langit mendadak gelap. Suara angin menderu kencang di tengah derasnya hujan. Tak lama, atap rumah Eulis yang sudah rapuh mulai bergoyang, dinding retak, dan dalam hitungan menit rumah yang selama ini menjadi tempat berteduhnya ambruk ke tanah.

“Waktu itu saya sendirian. Hujan deras sekali, tiba-tiba suara ‘krek’ keras, terus temboknya langsung roboh. Saya hanya sempat lari keluar,” tutur Eulis, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga:Persib Genjot Fisik Pemain di Jeda InternasionalJelang Indonesia vs Irak, Calvin Verdonk Diharapkan Pulih Tepat Waktu

Rumah sederhana yang dibangun dari hasil menabung bertahun-tahun itu kini rata dengan tanah. Sisa kayu, genting, dan perabot rumah tangga berserakan di halaman.

Kini, Eulis hanya bisa berdiri di antara puing-puing, menatap tempat tinggal yang kini tinggal kenangan. Meski kehilangan segalanya, ia tetap bersyukur karena masih diberi keselamatan.

“Yang penting mah masih hidup. Barang bisa dicari lagi, tapi nyawa mah henteu aya gantina,” ujarnya lirih.

Bagi Eulis, kehilangan rumah bukan sekadar kehilangan tempat tinggal. Ia juga kehilangan ruang kenangan—tempat anaknya tumbuh, tempat ia menanam doa, dan tempat melewati hari-hari sederhana bersama keluarga.

“Di sini saya membesarkan anak. Semua kenangan ada di sini. Tapi sekarang semua hilang,” ucapnya.

Tak jauh dari rumah Eulis, rumah milik Agus (25) juga mengalami kerusakan ringan. Atap bagian belakang terlepas diterpa angin kencang, membuat air hujan masuk dan membasahi seluruh ruang tamu.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Suheri, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi akibat hujan berintensitas tinggi yang melanda kawasan Sindangkerta pada Rabu malam.

Baca Juga:Demi Tiket Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan IrakKluivert Ungkap Tantangan Berat Timnas Indonesia Usai Kalah Tipis dari Arab Saudi

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat hujan disertai angin kencang. Satu rumah rusak berat dan satu lainnya rusak ringan. Beruntung semua penghuni selamat,” ujarn

Menurut Suheri, setelah rumahnya ambruk, Eulis kini menumpang sementara di rumah salah satu kerabat yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

0 Komentar