Kepuasan Publik Terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,5 Persen, Tapi Erwan Hanya 55,5 Persen

Kepuasan Publik Terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,5 Persen, Tapi Erwan Hanya 55,5 Persen
Founder Indikator Politik Indonesia Prof. Burhanuddin Muhtadi (kiri) saat memaparkan hasil survei di Bandung, Senin (16/2). (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepuasan publik atau approval rating Gubernur Dedi Mulyadi meroket di satu tahun pemerintah. Namun kepuasan itu cukup timpang dengan kinerja Wakil Gubernur Erwan Setiawan.

Hal itu berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dipublikasikan Senin (16/2). Founder Indikator Politik Indonesia Prof. Burhanuddin Muhtadi menguraikan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Dedi Mulyadi tembus sekitar 95,5 persen.

Masyarakat mengaku sangat puas dan cukup puas dengan kinerja Gubernur Dedi Mulyadi. Angka itu potret hasil survei periode 30 Januari – 8 Februari.

Baca Juga:BULOG Kancab Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan, Stok Dipastikan AmanPA Kota Cimahi Bahas Kesejahteraan Yudisial dalam Diskusi Internasional BPHPI–FCFCOA

Angka itu naik jika dibandingkan potret survei yang dilakukan pada Mei 2025 lalu atau sekitar 100 hari kerja. “Ini (kepuasan publik. Red) tinggi. Tapi kalau kenaikan memang tidak signifikan (dibandingkan survei sebelumnya.red), ” katanya.

Indikator juga memotret sebaran data kepuasan publik di Kota Kabupaten Jawa Barat. Kepuasan tembus 100 persen di beberapa kota kabupaten. Seperti Kuningan, Kota Tasikmalaya, Kota Bogor, Kota Banjar, Kabupate Bandung Barat.

Tingkat kepuasan rendah ada di Kota Sukabumi. Namun angkanya masih di 82 persen.

Namun data yang cukup mencengangkan adalah hasil survei terhadap kepuasan publik bagi sang Wakil Gubernur Erwan Setiawan. Angkanya sangat jauh signifikan.

Wakil Gubernur Erwan Setiawan hanya mendapat respon cukup puas sebesar 49,7 persen dan sangat puas 5,6 persen. Jika ditotal hanya sekitar 55,5 persen. Sangat beda jauh dengan Gubernur Dedi Mulyadi yang tembus 95,5 persen.

Dalam kesempatan itu, Indikator juga sempat memotret kepuasan publik atas kinerja pemprov dalam beberapa sektor atau permasalahan. Kepuasan yang cukup tinggi di antaranya, dalam penyediaan jaringan listrik, penyediaan jaringan komunikasi, dan soal peningkatan kualitas jalan, jembatan. (son)

0 Komentar