“Mahasiswa harus mengikuti kegiatan asesmen kesehatan mental sebagai upaya preventif. Kami juga memberikan psikoedukasi untuk mahasiswa dan orang tua sebagai bekal menghadapi masalah terkait mental,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Pipit menyampaikan bahwa masalah mental menjadi fokus serius. Para trainer dibekali kemampuan untuk memperhatikan dan memantau kondisi mahasiswa baru selama masa perkuliahan.
“Kami berharap mahasiswa angkatan 2025 dapat tumbuh menjadi lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja maupun masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga:Setannya Cuan Perdana Tayang di Bandung, Surat Cinta Horor-Komedi yang Satir dan RelatableJodoh Market Gegerkan Valentine Festlink Bandung, Cari Pasangan Kini Lewat CV Terverifikasi
Dengan pendekatan komprehensif yang menggabungkan pelatihan karakter, diskusi intensif, serta perhatian pada kesehatan mental, CDT ITB 2025 menjadi pijakan awal bagi mahasiswa baru untuk menapaki perjalanan akademik yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter kuat dan berintegritas. (*)
