Mayoritas Penumpang Enggan Gunakan Helm, Sejumlah Pengemudi Ojol Ngadu ke Polisi

Mayoritas Penumpang Enggan Gunakan Helm, Sejumlah Pengemudi Ojol Ngadu ke Polisi
Pengendara ojek daring membawa penumpang berhenti di lampu lalu lintas di sekitar Jalan Ir. H, Djuanda, Kota Bandung, Jumat (13/2). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) melaporkan keluhannya ke Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat (Jabar) soal banyaknya penumpang yang masih enggan mentaati aturan berlalu lintas.

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, keluhan ini disampaikan saat pelaksanaan kegiatan penyerapan aspirasi yang digelar Korps Lalu Lintas Polri bersama komunitas ojol, Rabu, 11 Febuari 2026 kemarin.

Menurut Raydian, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sebagian besar ojol mengeluhkan karena masih banyaknya penumpang yang tidak mau mentaati aturan, salah satunya terkait dengan penggunaan helm.

Baca Juga:Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol Ciawi Bogor, Polisi Dalami Unsur PidanaBagaimana Nasib Korban Aplikasi MBA Setelah Mengadu ke Polisi, Ini Jawaban Kapolres Pangandaran

“Kadang-kadang ada penumpang yang tidak mau pakai helm. Alasannya jaraknya dekat, atau mungkin rambutnya (takut) rusak,” ucapnya, Jum’at (13/2).

Raydian menjelaskan, penggunaan helm saat berlalu lintas merupakan hal yang wajib dilakukan baik oleh pengemudi maupun penumpang.

Oleh karena itu, ia tidak akan memberikan toleransi kepada para pelanggar aturan tersebut apapun alasannya.

“Kita harus berani melawan situasi itu dengan berpikir untuk menyelamatkan diri kita dan penumpang, karena kecelakaan tidak memilih tempat dan waktu, bisa mengintai di mana saja,” ungkapnya.

Sehingga dengan adanya dialog tersebut, Raydian berharap masyarakat bisa sadar terhadap pentingnya penggunaan helm baik pengemudi maupun penumpang saat berlalu lintas.

“Kita harus tegak lurus, saya tidak pernah menyampaikan boleh tidak pakai helm karena jaraknya dekat. Apapun ceritanya dan apapun situasinya, jaraknya jauh atau pendek, harus pakai helm,” pungkasnya.(San).

0 Komentar