Tanggul Sungai Cisunggalah Jebol, 310 KK di Bojong Keusik Majalaya Terdampak Banjir

Tanggul Sungai Cisunggalah Jebol, 310 KK di Bojong Keusik Majalaya Terdampak Banjir
Warga saat memperlihatkan kondisi banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah melanda Kampung Bojong Keusik, RT 01, 02, 03 RW 01, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Kamis (12/2/2026) dini hari. Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah melanda Kampung Bojong Keusik, RT 01, 02, 03 RW 01, Desa Bojong Keusik, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Kamis (12/2/2026) dini hari.

Peristiwa itu terjadi dipicu tingginya debit air sungai hingga tanggul tak mampu menahan derasnya arus.

Pantauan di lokasi, warga bersama unsur pemerintah desa, kecamatan, BPBD, TNI-Polri hingga relawan masih berjibaku membersihkan lumpur yang masuk ke rumah dan menutup akses jalan.

Baca Juga:Penurunan Muka Tanah di Kabupaten Bandung Dinilai Signifikan, Picu Banjir DayeuhkolotBanjir dan Longsor Landa Kabupaten Bandung, Ali Syakieb: Kami Terus Monitoring

Meski sempat tertutup material lumpur dan sampah, jalur utama kini mulai dapat dilalui kendaraan.

Beberapa mobil dump truck pun terlihat bolak balik mengangkut material lumpur dan sampah yang berceceran akibat banjir tersebut.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud mengatakan, penanganan darurat difokuskan pada pembukaan akses dan pembersihan dampak banjir.

“Kita untuk penanganan darurat dampak dari bencana tanggul jebol Sungai Cisunggalah ini melibatkan semua elemen, baik TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat. Alhamdulillah akses jalur sudah mulai terbuka,” ujarnya, saat di lokasi.

Ia menambahkan, pembersihan lumpur akan diperkuat dengan bantuan Dinas Pemadam Kebakaran serta pengerahan alat berat bila memungkinkan.

“Kalau dimungkinkan penggunaan alat berat, kita akan dorong loader ke sini. Untuk pengangkutan, empat unit dump truck sudah dikerahkan,” katanya.

Berdasarkan asesmen sementara BPBD, sebanyak 310 kepala keluarga (KK) atau sekitar 660 jiwa terdampak. Sebanyak lima rumah mengalami kerusakan berat dan tujuh rumah rusak sedang.

Baca Juga:Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bandung Terendam BanjirBanjir Kepung Kabupaten Bandung! Tiga Kecamatan Terendam, Air Capai 90 Sentimeter

Selain itu, 18 warga sempat dievakuasi, terdiri dari dua lansia, satu balita, satu penyandang disabilitas, dan 14 warga lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Asep menjelaskan, genangan air telah surut dan proses pembersihan masih berlangsung.

BPBD juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa tujuh paket alat kebersihan, 12 selimut, enam pacul, enam sekop, serta tujuh ember kepada warga terdampak.

Sementara itu, Camat Majalaya Rofiran menyebutkan, banjir terjadi akibat jebolnya tanggul dengan lebar sekitar lima hingga enam meter.

“Insyaallah akan ditangani sementara menggunakan geobag dan penguatan tanggul darurat untuk mengantisipasi curah hujan berikutnya,” ungkapnya.

0 Komentar