Menurutnya, lima rumah rusak berat dan tujuh rumah rusak sedang telah diverifikasi oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan).
“Nanti tinggal menunggu arahan kebijakan selanjutnya untuk penanganan,” ujarnya.
Rofiran juga memastikan tidak ada korban jiwa, meski terdapat satu hingga dua warga mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan medis dari Puskesmas Majalaya.
Baca Juga:Penurunan Muka Tanah di Kabupaten Bandung Dinilai Signifikan, Picu Banjir DayeuhkolotBanjir dan Longsor Landa Kabupaten Bandung, Ali Syakieb: Kami Terus Monitoring
Untuk pengungsian, warga memilih tinggal sementara di rumah kerabat terdekat sehingga tidak ada posko pengungsian terpusat.
Selain BPBD dan unsur muspika, penanganan di lapangan turut melibatkan Disdamkar, Polsek Majalaya, PMI Kabupaten Bandung, relawan Saung Sandiwara, Posgab MAPASI, serta tokoh masyarakat setempat.
Hingga kini, pembersihan lumpur dan normalisasi lingkungan masih terus dilakukan guna mempercepat pemulihan pascabanjir.
