Street Food Pasar Cileungsi Jadi Motor Perputaran Ekonomi Baru

Street Food Pasar Cileungsi Jadi Motor Perputaran Ekonomi Baru
https://www.passporthealthusa.com/2022/08/best-gluten-free-street-food-in-thailand/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kehadiran street food malam hari di Pasar Cileungsi menghadirkan wajah baru bagi kawasan tersebut.

Aktivitas kuliner yang berlangsung setiap sore hingga malam itu kini menjadi ruang perputaran ekonomi baru bagi para pedagang dan warga sekitar.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, mengatakan konsep street food ini dirancang dengan menghadirkan ragam kuliner yang berbeda agar lebih kompetitif dan menarik minat pengunjung.

Baca Juga:PA Kota Cimahi Bahas Kesejahteraan Yudisial dalam Diskusi Internasional BPHPI–FCFCOARayakan Imlek 2026 di Bandung, Ini Promo Dinner di Hotel Kota Bandung

Dari 120 pedagang yang mendaftar, pihaknya menyeleksi 26 pedagang yang diprioritaskan bagi warga Cileungsi. Selain itu, setiap pedagang diwajibkan menjual produk yang berbeda guna menjaga variasi menu.

“Supaya kompetitif, tidak boleh ada satu produk yang sama. Jadi benar-benar variatif,” ujar Haris, Kamis (12/2/2026).

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Perumda Pasar Tohaga berencana menambah jumlah lapak. Dari semula 26 lapak, jumlahnya ditargetkan bertambah menjadi minimal 50 lapak.

“Masih ada ruang di sisi kanan dan kiri yang memungkinkan untuk perluasan,” jelasnya.

Tak hanya memperluas lapak, pengelola juga akan menggencarkan promosi secara merata. Setiap pedagang akan mendapat jatah satu konten promosi agar seluruh produk dikenal masyarakat.

“Semua produk yang ada di sini harus dipromosikan secara adil,” tegas Haris.

Street food Pasar Cileungsi beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WIB atau selama persediaan dagangan masih tersedia. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi pusat kuliner baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

0 Komentar