Menjelang Imlek, Ritual Pemandian Rupang dan Patung Dewa di Vihara Dharma Ramai

Relawan membersihkan patung Dewa di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung, Kamis (12/2). Pembersihan patung dewa d
Relawan membersihkan patung Dewa di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung, Kamis (12/2). Pembersihan patung dewa di vihara tersebut melibatkan sejumlah relawan untuk persiapan menyambut Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Aroma air kembang dan cendana menguar lembut menyelimuti ruang utama Vihara Dharma Ramai, Kota Bandung, Kamis (12/2) pagi. Di bawah sinar matahari yang menembus jendela berornamen, deretan patung dewa dan rupang tampak berkilau saat sejumlah umat Tionghoa khusyuk membersihkannya, menyapu debu dan menata kembali altar dengan penuh rasa hormat. Suasana damai itu seolah membawa setiap langkah dan gerakan menjadi doa yang tak terdengar.

Muhammad Nizar, Jabar Ekspres

Pantauan Jabar Ekspres di lokasi, kain lap, ember berisi air bunga, serta sapu kecil berpindah dari satu patung ke patung lain, dikerjakan dengan telaten dan berurutan.

Ritual pembersihan ini dilakukan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026. Selain sebagai persiapan menyambut pergantian tahun, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur dan para dewa.

Baca Juga:Dispangtan Disiapkan Jadi Lokomotif Kedaulatan Pangan Cimahi pada 2027PA Kota Cimahi Bahas Kesejahteraan Yudisial dalam Diskusi Internasional BPHPI–FCFCOA

Patung-patung dimandikan menggunakan air kembang dan cendana, sebuah tradisi yang rutin dilakukan sebelum Imlek tiba.

Di antara umat yang terlibat, Arifin Gunawan, simpatisan Vihara Dharma Ramsi, ikut membersihkan salah satu patung dewa. Pria berusia 68 tahun itu tengah membersihkan patung dewa uang dan dewa kekayaan.

“Maknanya jadi para dewa kebagian cuti kerja. Mau imlek ini dia mau ke khayangan, jadi sudah waktunya kami bersih-bersih,” kata Arifin kepada Jabar Ekspres dalam sela-sela membersihkan.

Dirinya menambahkan, “Saya sedang membersihkan dewa uang, dewa kekayaan. Ini masih ada waktu sebelum hari Imlek. Ini harus selesai semua.”

Ritual pembersihan dilakukan beberapa hari sebelum puncak perayaan Imlek. Menurut Arifin, seluruh proses harus rampung sebelum hari raya tiba. Tahun Baru Imlek kali ini memasuki tahun Kuda Api.

Di dalam vihara, suasana tetap hening meski aktivitas berlangsung sejak pagi. Bunyi air yang dituangkan ke atas patung dan gerakan tangan yang membersihkan rupang menjadi penanda dimulainya rangkaian ritual menuju Tahun Baru Imlek.

“Sekarang tahun Kuda Api. Kami mengharapkan negara kita lebih baik, dikasih aman damai sejahtera dan sehat wal afiat,” ujarnya.

0 Komentar