JABAR EKSPRES – Menjelang Hari Valentine, permintaan buket bunga di Pasar Bunga Palasari, Kota Bandung, mulai mengalami peningkatan, Kamis (12/2). Aktivitas jual beli yang sebelumnya cenderung sepi mulai bergeliat, terutama mendekati hari perayaan.
Sejumlah pedagang menyebutkan lonjakan pembeli biasanya terjadi pada hari-hari terakhir menjelang Valentine. Buket bunga menjadi salah satu komoditas yang paling banyak dicari, terutama sebagai hadiah pada momen tersebut.
“Permintaan menuju valentine sudah mulai kerasa,biasanya mah kadang gak ada yang beli sama sekali. Tapi biasanya h-2 sampe hari h udah mulai ada peningkatan,” kata penjual bunga, Tata (42) kepada Jabar Ekspres, Kamis (12/2).
Baca Juga:Meski Sulit, Tuntaskan di Bandung!Bojan Tak Menyerah! Persib Siap Balas Kekalahan di Leg Kedua
Peningkatan penjualan terlihat semakin jelas saat memasuki Hari Valentine. Pada momen ini, jenis dan warna bunga tertentu menjadi pilihan utama pembeli. Pedagang menyebutkan lonjakan penjualan terjadi secara signifikan dibandingkan hari biasa.
Buket bunga dengan warna merah dan pink menjadi yang paling banyak diminati. Harga buket yang dibeli konsumen pun bervariasi, menyesuaikan dengan ukuran dan rangkaian bunga.
“Kalau hari H sih yang paling banyak terutama beli bunga bucket yang warna merah sama pink. Harga mulai kisaran 10 ribu sampe 50 ribu sekitar 2 hingga 3 kali lipat peningkatannya,” ujar Tata.
Geliat pasar bunga sudah terasa sejak sepekan terakhir. Selain Valentine, terdapat sejumlah momen lain yang turut memengaruhi kepadatan pengunjung di Pasar Bunga Palasari.
Menurut pedagang, kondisi tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga akhir pekan. Jumlah pembeli diprediksi meningkat karena bertepatan dengan munggahan dan perayaan Imlek.
“Minggu minggu ini udah kerasa. Kelihatan pas hari H-nya pengunjung. Kayanya bakal rame sekarang, soalnya padat ada munggahan, valentine, dan imlek,” kata Tata.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, pedagang telah menyiapkan stok bunga dalam jumlah lebih banyak dibandingkan hari biasa. Persiapan dilakukan agar kebutuhan konsumen dapat terpenuhi saat puncak penjualan.
Baca Juga:Strategi Gubernur Ahmad Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden Ramai Soal Reshuffle Kabinet Prabowo Siang Ini, Nama Juda Agung Menguat untuk Posisi Wamenkeu
Selain menambah stok, pedagang juga menyiapkan variasi paket bunga dengan harga yang beragam, menyesuaikan daya beli masyarakat.
“Sabtu dan minggu pasti sudah banyak. 30 kodian kami siapkan juga. Harga berkira Rp5 ribuan sampai Rp2 jutaan. Tergantung jenis paket bunga,” ujar Tata.
